Padang – Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke RSUD dr. Rasidin Padang pada Kamis (29/1/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau fasilitas kesehatan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang pada akhir November 2025.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, turut mendampingi rombongan Komisi IX DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua, M. Yahya Zaini.
Hadir pula Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan RI, Maria Endang Sumiwi, serta Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Abdul Kadir.
Fadly Amran mengatakan kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat fasilitas kesehatan di Kota Padang.
“RSUD dr. Rasidin adalah rumah sakit rujukan dan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat Kota Padang,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah pusat dapat memperkuat kapasitas dan ketangguhan layanan rumah sakit ini melalui dukungan Komisi IX DPR RI.
M. Yahya Zaini menjelaskan kunjungan ini untuk memastikan fasilitas kesehatan di Kota Padang tetap optimal pascabencana.
“Kami ingin memastikan fasilitas kesehatan daerah tetap mampu memberikan pelayanan yang optimal pascabencana,” katanya.
Masukan dari pemerintah daerah dan manajemen rumah sakit akan disampaikan kepada Kementerian Kesehatan untuk ditindaklanjuti.
Direktur RSUD dr. Rasidin Padang, Lismawati, memaparkan dampak bencana terhadap rumah sakit. Sebanyak 39 petugas rumah sakit terdampak banjir, tujuh di antaranya mengalami kerusakan rumah kategori berat.
“Meski demikian, kami tetap berkomitmen menjaga pelayanan kesehatan kepada masyarakat agar berjalan optimal,” tegasnya.
Lismawati mengusulkan pembangunan fasilitas penunjang seperti gedung laboratorium, farmasi, radiologi, dan rekam medis.
Ia juga mengusulkan pembentukan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) untuk menjamin ketersediaan darah dalam kondisi darurat.
“Kami berharap dukungan pemerintah pusat agar RSUD dr. Rasidin semakin tangguh dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat Kota Padang,” pungkasnya.





















