RI dan 8 Negara Muslim Solid Dukung Rencana Perdamaian Gaza

persen

Internasional – Dukungan luas mengalir dari berbagai belahan dunia, termasuk delapan negara mayoritas Muslim, menyusul pengumuman rencana perdamaian Gaza oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Inisiatif ini diharapkan dapat mengakhiri konflik yang berkepanjangan di wilayah tersebut dan menegakkan perdamaian.

Kedelapan negara Muslim tersebut adalah Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Turkiye, Arab Saudi, Indonesia, Qatar, dan Pakistan. Mereka menyatakan menyambut baik peran Presiden AS dan upaya tulusnya dalam mencari solusi untuk Gaza.

Dalam pernyataan bersama, negara-negara ini menegaskan kesiapan mereka untuk terlibat secara positif dan konstruktif dengan AS serta pihak-pihak terkait. Tujuannya adalah merampungkan perjanjian damai dan memastikan implementasinya.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif meyakini Trump siap membantu dengan segala cara yang diperlukan untuk mengakhiri perang. Otoritas Palestina juga dengan cepat menyatakan dukungan, menyebut upaya Trump sebagai tulus dan penuh tekad.

Namun, respons tidak sepenuhnya seragam. Hamas hingga kini belum memberikan komentar detail terkait rencana tersebut. Qatar menyatakan akan menggelar pertemuan dengan negosiator Hamas dan Turkiye untuk membahas proposal itu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, menyampaikan bahwa delegasi negosiasi Hamas berjanji akan mempelajarinya secara bertanggung jawab.

Sebaliknya, kelompok Islamic Jihad di Gaza menolak keras rencana tersebut. Mereka menyebutnya sebagai resep untuk melanjutkan agresi terhadap rakyat Palestina, dan menganggapnya sebagai upaya Israel, dengan perantaraan AS, untuk memaksakan apa yang gagal dicapai lewat perang. Sejumlah warga Gaza juga menunjukkan skeptisisme. Mereka menilai rencana itu hanya trik untuk membebaskan sandera, bukan menghentikan perang. “Kami sebagai rakyat tidak akan menerima lelucon ini,” kata Abu Mazen Nassar (52).

Dukungan signifikan juga datang dari pemimpin Eropa. Kanselir Jerman Friedrich Merz menganggap usulan ini sebagai kesempatan terbaik untuk mengakhiri perang. Di Moskwa, Rusia, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan bahwa situasi Gaza adalah tragedi yang terus berlanjut. “Kami ingin rencana ini diimplementasikan dan membantu membawa perdamaian di Timur Tengah,” ujarnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun menegaskan Beijing mendukung semua upaya yang dapat meredakan ketegangan antara Palestina dan Israel. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden Perancis Emmanuel Macron turut menyuarakan dukungan serupa. Rencana perdamaian Trump juga mencakup gagasan pembentukan badan transisi di Gaza, yang akan melibatkan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

Rekomendasi