UMMY Latih Petani Solok Olah Limbah Jadi Berkah

persen

dosen-pertanian-ummy-latih-kelompok-tani-annisa-manfaatkan-limbah-jerami-dan-kotoran-ternak
Dosen Pertanian UMMY Latih Kelompok Tani Annisa Manfaatkan Limbah Jerami dan Kotoran Ternak

Solok – Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) terjun langsung membina kelompok tani di Kabupaten Solok. Tujuannya, memaksimalkan pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan.

Pembinaan ini menyasar Kelompok Tani Annisa yang berada di Nagari Aripan.

Tim dosen dan mahasiswa UMMY memberikan pelatihan khusus. Mereka mengajarkan cara mengolah jerami padi dan kotoran sapi dengan teknologi pertanian.

Program ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi.

Ketua Tim Pembinaan, Aulia Meyuliana, menjelaskan bahwa kelompok tani diajarkan teknik fermentasi dan amoniasi. Proses ini digunakan untuk mengolah jerami padi selama dua bulan.

“Jerami padi bisa menjadi pakan alternatif pengganti hijauan saat musim kemarau,” kata Aulia, Selasa (28/10/2025).

Fermentasi dan silase akan memudahkan petani. Mereka tidak perlu bergantung pada hijauan segar.

Petani juga diajarkan cara memanfaatkan kotoran sapi sebagai sumber biogas.

Pemanfaatan ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan gas rumah tangga. Selain itu, bisa menghemat pengeluaran untuk LPG.

“Kami memberikan sosialisasi dalam pemanfaatan teknologi pertanian dalam memaksimalkan limbah pertanian dan peternakan,” jelasnya.

Dengan pembinaan ini, petani diharapkan dapat mengaplikasikan pengolahan limbah secara terpadu. Mulai dari jerami padi hingga kotoran ternak.

Hal ini diharapkan dapat mengurangi waktu, tenaga, dan biaya produksi usaha ternak dan tani.

“Ini merupakan upaya peningkatan kreativitas dan soft skill masyarakat sebagai stimulus bioenergi dan kelestarian lingkungan dalam dunia pertanian,” pungkas Aulia.

Kabupaten Solok sendiri dikenal sebagai daerah agraris.

Rekomendasi