Banjir Landa Pasbar, Ratusan KK Terdampak, Evakuasi Berjalan

persen

hujan-deras-picu-banjir-parah-di-pasbar,-bpbd-fokus-evakuasi-warga
Hujan Deras Picu Banjir Parah di Pasbar, BPBD Fokus Evakuasi Warga

Simpang Ampek – Banjir menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat, sejak Senin (24/11) malam. Luapan air Sungai Batang Saman menyebabkan sekitar 150 kepala keluarga (KK) terdampak.

Hujan deras menjadi penyebab utama banjir ini.

Akibatnya, pemukiman warga terendam dan akses lalu lintas lumpuh total. Ketinggian air mencapai 1,5 meter di Nagari Aia Gadang Barat, Kecamatan Pasaman.

Penjabat Walinagari Aia Gadang Barat, Ikwan, mengatakan bahwa sekitar 150 KK terdampak banjir.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasbar mencatat, banjir pertama kali terjadi di Jorong Taming Batahan Kampung Baru, Desa Baru, Kecamatan Ranah Batahan.

Banjir juga melanda kawasan Jembatan Besi, jalur utama menuju Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas.

Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Sungai Aur, tepatnya di kawasan Batang Kapas, serta di Jorong Benteng dan Jorong Patamuan Kecamatan Talamau.

Selain itu, longsor terjadi di Polongan VI Kelok Kaco, menutup sebagian jalur transportasi.

BPBD Pasbar masih mendata jumlah rumah terdampak, korban mengungsi, dan kerugian material.

“Saat ini fokus utama adalah evakuasi dan pengamanan warga,” tegas Kuria Sakti dari BPBD Pasbar.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada karena hujan susulan masih mengguyur Pasbar. Warga juga diminta menjauhi aliran sungai dan lereng bukit yang rawan longsor.

Rekomendasi