Padang – Peringatan 98 tahun Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) di Masjid Agung Nurul Iman, Selasa (5/5/2026), menjadi momentum bagi Wali Kota Padang Fadly Amran untuk mendorong evaluasi dan pembenahan arah gerak organisasi ke depan.
Fadly, yang juga menjabat Ketua Majelis Pembina Daerah (MPD) PERTI Sumatera Barat, mengatakan usia 98 tahun merupakan perjalanan panjang yang layak dijadikan titik refleksi. Ia meminta seluruh jajaran PERTI menjadikan momen itu sebagai pijakan strategis untuk memperkuat peran organisasi.
“Usia 98 tahun adalah sebuah perjalanan panjang yang luar biasa,” ujar Fadly Amran.
“Mari kita proyeksikan langkah ke depan untuk menggerakkan dakwah secara multidimensi, mencakup bidang pendidikan dan sosial, agar PERTI terus memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat,” sambungnya.
Menjelang satu abad eksistensinya, Fadly berharap PERTI semakin berkembang dan memperkuat dakwah Ahlussunnah wal Jamaah. Ia menilai penguatan itu perlu berjalan tidak hanya di Padang dan Sumatera Barat, tetapi juga menjangkau tingkat nasional hingga internasional.
“Kami sangat berharap Kota Padang dapat menjadi salah satu tuan rumah dalam perayaan satu abad PERTI yang akan diperingati pada 5 Mei 2028 mendatang,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Fadly juga menyoroti pentingnya penguatan program Smart Surau di lingkungan PERTI. Program tersebut dirancang untuk memakmurkan masjid dan musala melalui kegiatan keagamaan, termasuk Subuh Mubarakah dan pembelajaran agama yang intensif.
Menurutnya, program itu penting untuk membentengi generasi muda dari berbagai persoalan sosial. “Penguatan program keagamaan seperti Smart Surau adalah langkah strategis untuk melindungi generasi muda dari berbagai persoalan sosial. Kami berharap PERTI dapat mengambil peran aktif dalam mendukung dan merealisasikan program ini,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Ketua Pengurus Daerah (PD) PERTI Sumatera Barat Afrizal Moetwa menegaskan organisasi yang dipimpinnya tetap konsisten hadir di tengah masyarakat. Ia menyebut PERTI terus berkontribusi dalam bidang pendidikan dan dakwah.
“Di usianya yang ke-98 tahun, PERTI tetap eksis dan terus berkontribusi, baik dalam sektor pendidikan maupun dakwah,” katanya.
Afrizal juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Padang dalam peringatan tersebut. Ia berharap hubungan antara pemerintah daerah dan PERTI semakin erat dalam membangun umat serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Kami berterima kasih atas kehadiran Bapak Wali Kota. Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan PERTI dapat terus terjalin erat dalam upaya membangun umat dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Peringatan HUT ke-98 PERTI turut dihadiri Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) PERTI Duski Samad, Ketua PERTI Kota Padang Salmadanis, serta jajaran pengurus lainnya. Kehadiran para tokoh itu menunjukkan dukungan terhadap arah perjuangan PERTI ke depan.






















