IHSG Sesi Pertama Menguat ke 7.117, ICBP hingga KLBF Memimpin

persen

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi pertama pada Kamis (7/5/2026) dengan catatan positif. IHSG berhasil menguat sebesar 25,51 poin atau 0,36 persen, sehingga parkir di level 7.117,98.

Laju positif indeks utama bursa domestik ini didorong oleh dominasi kenaikan di sebagian besar sektor. Sektor infrastruktur mencatatkan performa terbaik dengan lonjakan sebesar 1,08 persen.

Mengikuti jejak tersebut, sektor kesehatan naik 0,93 persen, sektor perindustrian menguat 0,82 persen, dan sektor keuangan tumbuh 0,69 persen. Selain itu, sektor properti dan real estat, sektor barang konsumen primer, serta sektor teknologi juga mencatatkan penguatan tipis.

Sebaliknya, tekanan jual melanda sejumlah sektor lainnya. Sektor transportasi dan logistik memimpin pelemahan dengan koreksi 1,57 persen, diikuti sektor barang baku yang turun 1,39 persen, serta sektor energi yang melemah 1,04 persen.

Sepanjang sesi pertama, total volume perdagangan mencapai 26,12 miliar saham dengan nilai transaksi keseluruhan menyentuh Rp 12,33 triliun. Secara statistik, terdapat 339 saham yang menguat, 299 saham terkoreksi, dan 176 saham lainnya stagnan.

Di jajaran indeks LQ45, saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menjadi pendorong utama setelah naik 3,68 persen, disusul PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dengan kenaikan 3,47 persen dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) sebesar 3,12 persen.

Sementara itu, saham yang menempati daftar top losers LQ45 adalah PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) yang turun 6,08 persen, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melemah 5,81 persen, dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) terkoreksi 4,4 persen.

Rekomendasi