Wall Street: S&P 500, Nasdaq capai rekor tertinggi baru didorong optimisme AI

persen

New York – Indeks S&P 500 dan Nasdaq kembali mencetak rekor penutupan tertinggi pada perdagangan Selasa (26/5/2026). Optimisme investor terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi motor utama penguatan bursa, meskipun dibayangi oleh ketegangan konflik di Timur Tengah.

Berdasarkan data penutupan, S&P 500 menguat 45,65 poin atau 0,61% ke level 7.519,12. Nasdaq Composite melonjak 312,21 poin atau 1,19% menjadi 26.656,18. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average terkoreksi 118,02 poin atau 0,23% ke posisi 50.461,68.

Sektor semikonduktor memimpin reli kali ini. Saham Micron melonjak 19% dan berhasil menembus nilai pasar US$ 1 triliun untuk pertama kalinya. Kenaikan tajam ini dipicu oleh langkah UBS yang menaikkan target harga saham Micron menjadi US$ 1.625 dari sebelumnya US$ 535.

Sentimen positif AI juga mendorong saham Qualcomm naik hampir 4,5% menyusul laporan kesepakatan pasokan chip dengan ByteDance, pemilik platform TikTok. Saham Marvell Technology turut berakhir menguat 6%, yang membawa Indeks Semikonduktor SE Philadelphia mencapai rekor tertinggi sepanjang masa dengan kenaikan 5,5%.

Di tengah euforia pasar saham, harga minyak mentah Brent terpantau naik sekitar 4% setelah militer Amerika Serikat melakukan serangan di Iran. Ketidakpastian mengenai keamanan arus pengiriman melalui Selat Hormuz menjadi perhatian pelaku pasar global.

Meski demikian, investor menyambut baik pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, terkait peluang kesepakatan damai dengan Teheran yang mungkin tercapai dalam beberapa hari ke depan. Hal ini memberikan sedikit ketenangan bagi pasar yang sempat cemas akan eskalasi konflik lebih lanjut.

Kinerja emiten yang solid turut menopang kepercayaan diri investor. Pertumbuhan pendapatan kuartal pertama 2026 diperkirakan mencapai 29% secara tahunan, jauh di atas proyeksi awal sebesar 16,1%. Ekonomi AS dinilai masih menunjukkan pertumbuhan yang stabil meskipun berada dalam lingkungan inflasi tinggi.

Optimisme terhadap perdagangan AI saat ini bahkan mulai dibandingkan dengan masa booming teknologi akhir 1990-an. Namun, para analis menilai bahwa pelajaran dari gelembung teknologi masa lalu diharapkan dapat mencegah terjadinya krisis serupa di masa sekarang.

Indeks S&P 500 mencatat 42 rekor tertinggi baru dalam periode 52 minggu terakhir, sementara Nasdaq mencatatkan 185 rekor tertinggi baru, yang menunjukkan kuatnya momentum kenaikan pasar saat ini.

Rekomendasi