Agam – Pemerintah Kabupaten Agam terus berupaya memulihkan lahan pertanian yang terdampak erupsi Gunung Marapi. Salah satu langkahnya adalah mendorong pengembangan komoditas bawang merah di Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang.
Dinas Pertanian Agam telah menyerahkan bantuan perlengkapan kepada tiga Kelompok Tani (Keltan), Kamis (30/10/2025).
Bantuan yang diberikan meliputi bibit unggul bawang merah varietas Birma, mulsa, pupuk NPK 16-16, dan pupuk dolomit.
Tiga kelompok tani yang menerima bantuan adalah Keltan Salayan Petani Saiyo, Tunas Muda, dan Almer.
Koordinator BPP Kecamatan Canduang, Virgi Astuty, menjelaskan program ini bertujuan agar lahan yang terdampak erupsi Marapi bisa kembali produktif.
Camat Canduang, Syahrul Hamidi, berharap bantuan ini dapat memacu pengembangan bawang merah di Bukik Batabuah. Ia juga mengapresiasi kelompok tani yang terlibat.
Salah seorang anggota Keltan Salayan Petani Saiyo, Rahmat Azizi, mengatakan sebagian lahan sudah ditanami bawang merah varietas Birma dan berumur sekitar 15 hari.
BPP Kecamatan Canduang dan petugas PPL WKPP Nagari Bukik Batabuah terus mendampingi kelompok tani secara teknis dalam bercocok tanam bawang merah.




















