Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan pelemahan mingguan sebesar 8,35% meski sempat ditutup menguat 67,10 poin atau 1,10% ke level 6.162,04 pada perdagangan Jumat (22/5/2026). Penurunan signifikan dalam sepekan terakhir ini mayoritas dipicu oleh koreksi tajam pada sejumlah saham sektor komoditas serta emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu.
Sentimen negatif yang menekan indeks datang dari pelemahan harga saham emiten-emiten berkapitalisasi pasar besar. Berikut adalah daftar saham dengan penurunan terdalam yang membebani pergerakan IHSG selama sepekan terakhir:
1. Chandra Asri Pacific (TPIA): Turun 53,49% ke level Rp 2.000 (kontribusi -47,78 poin).
2. Dian Swastatika Sentosa (DSSA): Turun 47,34% ke level Rp 545 (kontribusi -43,42 poin).
3. Barito Renewables (BREN): Turun 23,44% ke level Rp 2.450 (kontribusi -27,80 poin).
4. Barito Pacific (BRPT): Turun 22,84% ke level Rp 1.605 (kontribusi -26,85 poin).
5. Amman Mineral (AMMN): Turun 21,62% ke level Rp 2.900 (kontribusi -24,42 poin).
6. Bumi Resources Minerals (BRMS): Turun 18,18% ke level Rp 630 (kontribusi -21,11 poin).
7. Bayan Resources (BYAN): Turun 10,71% ke level Rp 10.000 (kontribusi -19,17 poin).
8. Bank Central Asia (BBCA): Turun 3,28% ke level Rp 5.900 (kontribusi -18,83 poin).
9. Astra International (ASII): Turun 6,09% ke level Rp 5.400 (kontribusi -14,03 poin).
10. Petrindo Jaya Kreasi (CUAN): Turun 39,41% ke level Rp 515 (kontribusi -13,46 poin).

























