Sate Tuna Gorontalo: Sensasi Rasa yang Menggoyang Lidah

persen

JIKA di Tegal ada sate kambing dan di Purwakarta ada sate maranggi maka di Gorontalo ada sate tuna. Kuliner lezat dari pesisir utara Sulawesi ini jarang ditemukan di kota-kota besar. Tapi bagi warga Jakarta, hidangan ini diperlihatkan dalam demo masak Kenduri Budaya Pangan Lokal Nusantara di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Rabu, 15 Oktober 2025.

Sate tuna merupakan salah satu hidangan populer di Gorontalo. Sate ini dihidangkan bersama dengan nasi jagung khas Gorontalo.

Zahra, pemilik Dapur Goronto, mengatakan bahwa sate tuna menjadi tren di Gorontalo karena banyaknya ikan tuna di perairannya. “Keberlimpahan ikan tuna sampai ke Indonesia Timur, wilayah Maluku. Dan biasanya April, Mei, Juni itu adalah waktunya tuna melimpah di daerah-daerah itu,” katanya saat acara demo masak itu.

Alternatif Sate Daging

Sate tuna populer di Gorontalo dalam dua dekade terakhir. Zahra mengatakan bahwa popularitas sate ini seriting terjadi karena banyak orang mulai malas makan daging. “Inovasi sate tuna baru ada dua puluh tahun belakangan ini, karena orang mungkin sudah malas makan daging karena takut dengan penyakit dan sebagainya. Jadi biar terasa makan sate, dibuatlah sate tuna,” kata Zahra.

Sate tuna memiliki perpaduan rasa gurih, sedikit asam, dan aroma asap yang menggoda dari proses pembakarannya. Berkat racikan rempah yang tepat, tekstur daging tunanya tetap lembut, seperti saat memakan daging ayam, tidak kering meski dibakar.

Rasa unik sate ini berasal dari bumbu marinasi yang digunakan. Sebelum dipangang, potongan daging tuna direndam dalam campuran bawang putih, bawang merah, garam, dan beberapa rempah disesuaikan dengan resep keluarga. Setelah dimarinasi, sate kemudian dibakar hingga berwarna kecokelatan.

Setelah matang, sate biasanya disajikan pendampin sambal bara, dabu-dabu, rica, atau yang lainnya. Setiap keluarga punya resep yang berbeda. Tapi banyak juga yang memilih tidak ditambahkan bumbu lainnya.

ANNISA NUR ALIMAH Sepotong Yogya di Belantara Jakarta Tak Sepopuler Masakan Negara Tetangga Sepenggal Kenangan di Sepotong Choi Pan

Rekomendasi