Antm
Laba Aneka Tambang Melonjak 34% Jadi Rp 6,91 Triliun
Agu. 30, 2026
Agu. 30, 2026
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 6,91 triliun pada semester I-2026, melonjak 34 persen secara tahunan. Dengan fundamental keuangan yang kokoh dan dominasi penjualan domestik, ANTM optimistis menjaga momentum pertumbuhan positif hingga akhir tahun.
Agu. 30, 2026
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan kinerja impresif pada semester I-2026 dengan kenaikan laba bersih sebesar 34% menjadi Rp 6,91 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh penguatan operasional di seluruh lini bisnis serta strategi efisiensi yang menjaga fundamental keuangan perusahaan tetap kokoh.
Agu. 30, 2026
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan lonjakan laba bersih sebesar 34 persen menjadi Rp 6,91 triliun pada semester I-2026. Pertumbuhan ini didorong oleh penguatan kinerja operasional, disiplin pengelolaan arus kas, serta dominasi penjualan emas yang berkontribusi 80 persen terhadap total pendap...
Agu. 24, 2026
IHSG mengawali pekan dengan menguat 0,15% ke level 6.535,2 yang didorong oleh kenaikan sektor barang baku. Saham WIFI, ANTM, dan AMMN memimpin daftar top gainers di tengah dinamika pasar yang variatif.
Jul. 13, 2026
Sektor pertambangan logam diprediksi kian prospektif seiring normalisasi beban energi pada semester II-2026. Meski tantangan harga sulfur masih membayangi, saham ANTM, INCO, AMMN, dan TINS dinilai memiliki fundamental kuat dengan rekomendasi beli dari sejumlah analis.
Technical rebound sering mengecoh investor yang mengira tren penurunan telah berakhir. Pahami lima indikator krusial, mulai dari area support hingga penggunaan RSI dan MACD, untuk memastikan validitas momentum kenaikan harga saham agar Anda tidak salah mengambil keputusan investasi.

Lonjakan permintaan infrastruktur AI global pasca capaian fantastis NVIDIA memicu penguatan di sektor semikonduktor. Simak analisis empat saham chip potensial yang kini mencuri perhatian investor di tengah masifnya ekspansi teknologi kecerdasan buatan.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 6,91 triliun pada semester I-2026, melonjak 34 persen secara tahunan. Dengan fundamental keuangan yang kokoh dan dominasi penjualan domestik, ANTM optimistis menjaga momentum pertumbuhan positif hingga akhir tahun.

Mata uang komoditas seperti AUD, CAD, dan NZD diprediksi masih memiliki potensi penguatan terhadap USD hingga akhir tahun. Meski prospek jangka panjang positif, investor diimbau tetap selektif dan waspada terhadap volatilitas pasar serta risiko kebijakan moneter global.

Agu. 30, 2026




