Menakar Prospek Rupiah di Tengah Tekanan Harga Minyak dan The Fed

Menakar Prospek Rupiah di Tengah Tekanan Harga Minyak dan The Fed

Jul. 25, 2026

Rupiah tertekan hebat akibat lonjakan harga minyak dunia dan kebijakan hawkish The Fed yang memicu pelarian modal dari pasar berkembang. Di tengah tren pelemahan ini, Bank Indonesia terus melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas kurs di tengah ketidakpastian ekonomi global.

PLTU Mangkrak di Riau Diusulkan Jadi Pembangkit Hibrida Murah

PLTU Mangkrak di Riau Diusulkan Jadi Pembangkit Hibrida Murah

Jul. 25, 2026

Proyek PLTU Koto Ringin yang mangkrak di Riau diusulkan untuk dialihfungsikan menjadi pembangkit listrik hibrida berbasis energi terbarukan. Transformasi ini dinilai sebagai solusi ekonomis untuk menekan biaya produksi listrik sekaligus mengoptimalkan aset terbengkalai menjadi energi bersih.

BPDLH Perluas Target Proyek, Berpotensi Kelola Dana EPR Sampah

BPDLH Perluas Target Proyek, Berpotensi Kelola Dana EPR Sampah

Jul. 25, 2026

BPDLH berencana melakukan diversifikasi portofolio pendanaan dengan membidik sektor pengelolaan sampah dari hulu. Lembaga ini juga tengah menjajaki potensi peran sebagai pengelola dana Extended Producer Responsibility untuk mendukung tanggung jawab lingkungan produsen.

Wall Street Beragam, Nasdaq Tertekan Kekhawatiran Belanja AI

Wall Street Beragam, Nasdaq Tertekan Kekhawatiran Belanja AI

Jul. 25, 2026

Wall Street ditutup bervariasi dengan indeks Nasdaq terkoreksi akibat kekhawatiran investor terhadap besarnya belanja modal untuk pengembangan kecerdasan buatan. Aksi jual pada sektor semikonduktor memicu keraguan pasar akan efektivitas investasi jumbo di bidang AI.

Rupiah Tertekan ke Level Rp 19.000 Akibat Minyak dan The Fed

Rupiah Tertekan ke Level Rp 19.000 Akibat Minyak dan The Fed

Jul. 25, 2026

Lonjakan harga minyak mentah dunia dan spekulasi kebijakan suku bunga The Fed menekan nilai tukar mata uang Asia. Rupiah diproyeksikan terus berada dalam tekanan berat hingga mencapai kisaran Rp 19.000 per dolar AS akibat tingginya biaya impor energi dan inflasi global.