Rupiah Tertekan ke Level Rp 19.000 Akibat Minyak dan The Fed

Rupiah Tertekan ke Level Rp 19.000 Akibat Minyak dan The Fed

Jul. 25, 2026

Lonjakan harga minyak mentah dunia dan spekulasi kebijakan suku bunga The Fed menekan nilai tukar mata uang Asia. Rupiah diproyeksikan terus berada dalam tekanan berat hingga mencapai kisaran Rp 19.000 per dolar AS akibat tingginya biaya impor energi dan inflasi global.

Wall Street Bergerak Variatif di Tengah Laporan Keuangan dan Konflik

Wall Street Bergerak Variatif di Tengah Laporan Keuangan dan Konflik

Jul. 25, 2026

Wall Street bergerak variatif dengan kecenderungan stagnan di tengah sentimen laporan keuangan emiten, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, serta kebijakan tarif baru dari pemerintahan AS. Investor saat ini memilih sikap wait and see di tengah ketidakpastian pasar global.

Membangun Kota Sinema untuk Menggerakkan Mesin Ekonomi Jakarta

Membangun Kota Sinema untuk Menggerakkan Mesin Ekonomi Jakarta

Jul. 24, 2026

Jakarta tengah memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dengan menjadikan industri film sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru. Melalui dukungan regulasi, insentif pajak, dan pengembangan talenta muda, ibu kota kini berupaya mewujudkan visi sebagai pusat industri sinema kelas dunia.

Sentimen Domestik dan Global Tekan Rupiah ke Rp 17.963 per Dolar

Sentimen Domestik dan Global Tekan Rupiah ke Rp 17.963 per Dolar

Jul. 24, 2026

Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp 17.963 per dolar AS akibat eskalasi konflik di Timur Tengah serta kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi domestik. Ketidakpastian global dan kebijakan suku bunga The Fed diperkirakan akan terus menekan pergerakan mata uang Garuda dalam sepekan ke depan.

Rupiah Melemah ke Rp 17.973 Tertekan Defisit Fiskal dan Geopolitik

Rupiah Melemah ke Rp 17.973 Tertekan Defisit Fiskal dan Geopolitik

Jul. 24, 2026

Nilai tukar rupiah kembali melemah ke level Rp 17.973 per dolar AS akibat tekanan defisit fiskal dan ketegangan geopolitik global. Meski didukung pertumbuhan kredit yang solid, pasar tetap mewaspadai fluktuasi mata uang di tengah ketidakpastian kebijakan ekonomi domestik dan internasional.

Harga Minyak Tembus US$ 100 per Barel Usai Serangan Houthi

Harga Minyak Tembus US$ 100 per Barel Usai Serangan Houthi

Jul. 24, 2026

Harga minyak dunia kembali menembus angka US$ 100 per barel akibat eskalasi konflik di Timur Tengah setelah serangan kelompok Houthi di Laut Merah. Gangguan pada jalur distribusi energi global ini memicu kekhawatiran pasar akan kenaikan harga yang lebih tinggi di masa depan.