Prabowo Hitung Medali Emas Martina Ayu, Riuh Tepuk Tangan Menggema

persen

Jakarta – Sorak sorai menggema di Istana Negara saat Presiden Prabowo Subianto, dengan antusias, menghitung langsung medali yang dikalungkan di leher atlet triathlon, Martina Ayu Pratiwi. Momen spontan ini terjadi saat acara penyerahan bonus bagi para atlet peraih medali SEA Games 33, Kamis (8/1).

Martina Ayu menjadi atlet pertama yang menerima bonus atas prestasinya. Dia membawa pulang lima medali emas dan dua medali perak dari cabang triathlon, duathlon, dan aquathlon.

Aksi Presiden Prabowo tersebut sontak mengundang tepuk tangan meriah dari para hadirin yang hadir.

“Tadi sempat deg-degan di depan, deg-degan bisa bertemu langsung Presiden Pak Prabowo dan sangat dekat tadi di depan,” ujar Martina Ayu, usai menerima bonus di Istana Negara.

Prestasi gemilang Martina Ayu menjadi salah satu simbol keberhasilan kontingen Indonesia di SEA Games ke-33 di Thailand. Secara keseluruhan, Tim Merah Putih berhasil menduduki peringkat kedua klasemen akhir dengan total raihan 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu.

Capaian ini mencatatkan sejarah baru bagi Indonesia. Sejak tahun 1995, baru kali ini Indonesia mampu menempati posisi kedua klasemen medali tanpa berstatus sebagai tuan rumah. Raihan 91 medali emas juga melampaui target yang ditetapkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, yaitu 80 emas dan posisi tiga besar.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet atas perjuangan mereka mengharumkan nama bangsa. Dia menilai prestasi para atlet di arena olahraga adalah bukti nyata kekuatan Indonesia.

“Para olahragawan yang dipilih untuk mewakili bangsanya memberi suatu simbol bahwa bangsa itu bangsa yang kuat. Karena itu, saya sangat terima kasih kepada saudara-saudara dan saya sangat bangga dengan saudara-saudara,” tegas Prabowo.

Rekomendasi