Mulia Boga Raya Tebar Dividen Tunai Rp 89,88 Miliar

persen

Jakarta – PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp 16 per lembar saham kepada para pemegang sahamnya. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Selasa, 21 April 2026.

Total nilai dividen yang digelontorkan perseroan mencapai Rp 89,88 miliar. Angka tersebut setara dengan 50,09% dari perolehan laba bersih perusahaan sepanjang tahun buku 2025.

Direktur Utama Mulia Boga Raya, Indrasena Patmawidjaja, menyatakan bahwa pembayaran dividen akan dilakukan pada 13 Mei 2026. Adapun daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang terdaftar di perseroan pada 1 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.

Selain untuk dividen, sebesar Rp 200 juta dari laba bersih dialokasikan sebagai cadangan wajib sesuai ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas. Sementara sisa laba bersih sebesar Rp 89,35 miliar ditetapkan sebagai cadangan umum.

Sepanjang tahun 2025, kinerja keuangan perseroan tercatat tumbuh positif. Laba bersih perusahaan meningkat 22,1% menjadi Rp 179,44 miliar dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp 146,88 miliar. Kenaikan laba ini ditopang oleh pertumbuhan penjualan bersih sebesar 19,1% menjadi Rp 1,50 triliun.

Indrasena menjelaskan bahwa pencapaian tersebut didorong oleh keberhasilan perusahaan dalam beradaptasi dengan kondisi ekonomi, termasuk partisipasi dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) milik pemerintah.

Ke depan, perusahaan telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga keberlanjutan kinerja, di antaranya memperkuat penetrasi pasar melalui produk kategori snacking di saluran ritel modern maupun tradisional, serta memperkokoh kemitraan dalam sektor Food Service melalui konsep ONEGARUDAFOOD.

Perseroan juga membidik ekspansi pasar ke wilayah Asia Tenggara dan pasar internasional lainnya. Langkah ini didukung oleh kesiapan operasional pabrik baru di Sumedang yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Juli 2026.

Sebagai upaya meningkatkan daya saing, perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat brand equity dan melakukan pengembangan sumber daya manusia melalui program pelatihan kepemimpinan. Hal ini dilakukan guna mempertahankan posisi sebagai produsen keju nomor satu di Indonesia.

Rekomendasi