Jakarta – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) berhasil mencatatkan kinerja positif dengan melampaui target produksi minyak dan gas bumi sepanjang triwulan pertama tahun 2026. Capaian ini sekaligus memperkuat kontribusi sektor hulu migas dalam mendukung upaya swasembada energi nasional.
Sepanjang periode Januari hingga Maret 2026, realisasi produksi minyak perusahaan mencapai lebih dari 120 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, produksi gas bumi tercatat sebesar 104 persen dari target.
Senior Manager Relations PHI, Handri Ramdhani, merinci bahwa produksi minyak perusahaan pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 60.300 barel per hari (bph), jauh melampaui target sebesar 49.400 bph. Untuk produksi gas, perusahaan mampu merealisasikan angka 606.000 MSCFD dari target sebesar 583.000 MSCFD.
Kinerja unggul ini disokong oleh operasional anak perusahaan PHI yang mengelola aset di wilayah Kalimantan, yakni PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga, serta PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur. Selain itu, PHI juga mengelola aset milik PT Pertamina EP dan PHE di kawasan yang sama.
Kontribusi terbesar dalam pencapaian target produksi gas bumi berasal dari PT Pertamina Hulu Mahakam yang mengelola Blok Mahakam di Kalimantan Timur. Handri menegaskan bahwa tren positif ini mencerminkan efektivitas operasional perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional.





















