Yogyakarta – PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan tujuh perjalanan kereta api tambahan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang selama libur panjang Hari Buruh. Kebijakan ini diambil menyusul tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api di wilayah tersebut.
Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyebutkan bahwa pada hari pertama libur panjang, Jumat (1/5/2026), total mobilitas pelanggan mencapai 142.025 orang. Angka ini merupakan akumulasi dari 72.000 penumpang yang berangkat dan 70.025 penumpang yang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 6.
Penambahan jadwal perjalanan ini menjadi langkah strategis KAI untuk memastikan kelancaran distribusi penumpang sekaligus mencegah penumpukan di stasiun. Feni menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu, terutama menghadapi periode libur panjang lainnya sepanjang bulan Mei.
Berdasarkan data keberangkatan, Stasiun Yogyakarta mencatat volume tertinggi dengan 33.438 penumpang, disusul Stasiun Lempuyangan sebanyak 18.780 penumpang, dan Stasiun Solo Balapan dengan 10.766 penumpang. Selain itu, Stasiun Klaten mencatatkan 2.843 penumpang, Stasiun Purwosari 2.717 penumpang, serta Stasiun Wates sebanyak 1.429 penumpang.
Adapun daftar kereta api tambahan yang disiapkan meliputi rute Solo Balapan-Bandung (7011C dan 7013C), Solo Balapan-Gambir (7005), serta Lempuyangan-Pasarsenen (7039). Dari Stasiun Yogyakarta, KAI juga mengoperasikan KA Tambahan Yogyakarta-Gambir (7007C dan 7009C) serta KA Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng (88B).
Untuk mendukung kenyamanan perjalanan, Daop 6 Yogyakarta terus mengoptimalkan kesiapan sarana, prasarana, serta aspek keselamatan. Pihak KAI juga mengimbau pelanggan agar tiba di stasiun lebih awal, mematuhi seluruh aturan yang berlaku, dan senantiasa menjaga barang bawaan masing-masing selama dalam perjalanan.
























