Batusangkar – Potensi ekonomi dan budaya Tanah Datar bakal merambah pasar internasional melalui rencana pembangunan Rumah Gadang Bagonjong di Texas, Amerika Serikat. Proyek yang diinisiasi oleh Sanggar Budaya Nusantara (SBN) ini diproyeksikan menjadi etalase produk UMKM dan kuliner khas Minangkabau di kancah global.
Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh inisiatif tersebut. Menurutnya, kehadiran rumah adat di luar negeri bukan sekadar simbol budaya, melainkan pintu gerbang strategis untuk mempromosikan keunggulan daerah.
“Kami siap menjembatani komunikasi dengan pihak-pihak yang dapat mendukung terealisasinya proyek ini. Ini adalah langkah positif dalam mempromosikan kekayaan budaya kita ke kancah global,” ujar Fadly saat menerima audiensi pimpinan SBN, Cary Suprobo, di Batusangkar, Selasa (19/5/2026).
Fadly menekankan, meski akan berdiri di tanah Amerika, pembangunan Rumah Gadang tersebut harus tetap memegang teguh pakem dan filosofi arsitektur tradisional Minangkabau. Ia berharap proyek ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Tanah Datar dan komunitas Minangkabau di perantauan.
Sementara itu, pimpinan SBN, Cary Suprobo, mengungkapkan bahwa pemilihan Texas sebagai lokasi pembangunan didasari oleh kemiripan karakteristik wilayah tersebut yang dikenal sebagai pusat peternakan sapi. Ia menargetkan pembangunan pusat kebudayaan bagi diaspora Indonesia ini rampung pada musim semi 2028.
“Kami berencana merampungkan pembangunan ini pada musim semi 2028. Kami mengharapkan dukungan serta kerja sama dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan pihak terkait lainnya agar gagasan ini dapat terwujud,” tutur Cary.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat Pemkab Tanah Datar, termasuk Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ketua LKAAM Kabupaten Tanah Datar, serta sejumlah kepala dinas terkait. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan daerah dalam mengawal proyek diplomasi budaya ini hingga tuntas.





















