Jakarta – Pakar kebijakan publik memperingatkan ancaman krisis energi yang mengintai Indonesia di tengah ketidakpastian global. Budaya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang boros, baik di sektor rumah tangga maupun industri, dinilai menjadi celah kerentanan ekonomi nasional jika tidak segera dibatasi.
Pakar kebijakan publik, Trubus Rahardiansah, menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh terlena dengan kondisi pasokan saat ini. Ia menyoroti perlunya langkah mitigasi yang lebih agresif, seperti yang telah dilakukan oleh negara-negara tetangga.
“Bahayanya ini, kita bisa mengalami krisis energi nantinya kalau kita tidak mengantisipasi ini. Karena kan hampir semua negara di dunia ini mengantisipasi terhadap bahaya krisis energi,” ujar Trubus, Jumat (15/5).
Menurut Trubus, salah satu langkah konkret yang mendesak dilakukan adalah pengetatan penyaluran BBM bersubsidi. Ia mengusulkan agar pembatasan didasarkan pada kapasitas mesin kendaraan, baik untuk roda empat maupun roda dua, guna menekan angka konsumsi yang terus melonjak.
“Harusnya penggunaan BBM subsidi itu dibatasi, misalnya kendaraan roda empat dengan cc tertentu atau motor di bawah kapasitas tertentu,” tambahnya.
Di sisi lain, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan bahwa stok BBM nasional saat ini masih dalam kondisi aman. Berdasarkan data per 18 Mei 2026, ketahanan stok untuk berbagai jenis BBM masih terjaga di atas 10 hari.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, merinci bahwa stok Pertalite berada di angka 1,37 juta kiloliter (kl) dengan ketahanan 16 hari. Sementara itu, Pertamax memiliki ketahanan 27,8 hari, dan Pertamax Turbo mencapai 61,7 hari.
“Stok BBM nasional per tanggal 18, hari kemarin, bahwasanya kita sangat aman. Jadi Pertalite pada posisi 16 hari, kemudian RON 92 (Pertamax) 27,8 hari, kemudian untuk RON 98 (Pertamax Turbo) 61,7 hari,” jelas Wahyudi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Selasa (19/5).
Selain jenis bensin, BPH Migas juga mencatat ketahanan stok solar sebesar 16,4 hari, Pertamina Dex 35 hari, avtur 26,6 hari, serta minyak tanah 11,8 hari. Wahyudi memastikan seluruh pasokan tersebut terus terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.






















