Dony Oskaria Ungkap Kriteria Ideal Pemimpin BUMN Masa Depan

persen

Jakarta – Standar kompetensi bagi jajaran direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kini diperketat guna menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin dinamis. Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menekankan bahwa posisi direktur bukan sekadar jabatan administratif, melainkan tanggung jawab besar yang menuntut eksekusi nyata.

Dalam forum Director Onboarding Program di Jakarta, Kamis (21/5/2026), Dony merinci lima pilar utama yang wajib dikuasai oleh para pemimpin perusahaan pelat merah. Kelima aspek tersebut meliputi kepemimpinan, pemikiran strategis, manajemen proyek, serta kemampuan teknis dalam mengukur dan memastikan efektivitas implementasi strategi perusahaan.

“Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, direksi BUMN juga dituntut memiliki integritas, akuntabilitas, ketahanan mental, serta kemampuan membangun kepercayaan para pemangku kepentingan,” tegas Dony di hadapan para peserta.

Selain penguasaan teknis, para direksi didorong untuk memiliki ketajaman etika dalam mengambil keputusan strategis, terutama saat berada di bawah tekanan. Mereka diwajibkan memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan agar proses transformasi BUMN berjalan disiplin dan terukur.

Program ini menjadi langkah strategis BP BUMN dan Danantara untuk mencetak pemimpin yang visioner dan adaptif. Fokus utamanya adalah memastikan setiap BUMN mampu menciptakan nilai jangka panjang yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional serta kesejahteraan masyarakat luas.

Rekomendasi