Wall Street Melemah, Harga Minyak Melonjak Dipicu Ketegangan Iran

persen

New York – Lonjakan harga minyak mentah yang dipicu oleh ketegangan geopolitik di Iran menekan bursa saham Amerika Serikat pada perdagangan Kamis (21/5/2026). Sentimen negatif ini menyebabkan indeks utama Wall Street dibuka di zona merah.

Dow Jones Industrial Average melemah 25,5 poin atau 0,05% ke level 49.983,8. Indeks S&P 500 terkoreksi 0,30% ke posisi 7.410,78, sementara Nasdaq Composite merosot 0,48% ke level 26.143,6.

Kenaikan harga minyak Brent sebesar 1,7% menjadi US$ 106,82 per barel terjadi setelah laporan Reuters mengungkapkan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, melarang pengiriman uranium yang diperkaya ke luar negeri. Kebijakan ini dianggap menutup peluang kemajuan negosiasi damai antara Washington dan Teheran, serta memicu kekhawatiran gangguan pasokan di Selat Hormuz.

Selain tekanan geopolitik, pasar mencermati laporan keuangan emiten. Saham Walmart turun 2,9% setelah perusahaan memberikan proyeksi laba kuartal kedua yang berada di bawah ekspektasi pasar. Kondisi ekonomi yang menantang dan tingginya harga energi memicu kekhawatiran investor mengenai daya beli sektor ritel.

Di sisi lain, saham Nvidia terkoreksi tipis 0,8%. Meski mencatatkan kinerja pendapatan yang melampaui estimasi dan mengumumkan program buyback sebesar US$ 80 miliar, investor mulai merespons persaingan ketat di sektor chip dari para kompetitor.

Sementara itu, pasar obligasi menunjukkan kenaikan imbal hasil pemerintah AS tenor 10 tahun ke level 4,611%. Data tenaga kerja menunjukkan pasar yang masih tangguh dengan penurunan klaim tunjangan pengangguran, yang memberi ruang bagi Federal Reserve untuk mempertahankan fokus pada pengendalian inflasi.

Berbeda dengan tren pelemahan di sektor ritel dan teknologi arus utama, saham perusahaan komputasi kuantum justru mencatatkan lonjakan signifikan. Hal ini dipicu oleh pengumuman pemerintah mengenai pemberian hibah sektor teknologi kuantum.

Saham IBM naik 5,8% dan GlobalFoundries melonjak 13,4%. Saham perusahaan lainnya seperti D-Wave Quantum, Rigetti Computing, dan Infleqtion juga kompak mencatatkan penguatan tajam masing-masing sebesar 14,5%, 13,2%, dan 21,5%. Investor saat ini juga mulai memantau rencana penawaran saham perdana (IPO) dari SpaceX yang baru saja diumumkan.

Rekomendasi