PLN Pulihkan Pasokan Listrik di Seluruh Wilayah Sumatra Utara

persen

pln-klaim-listrik-di-sumut-pulih-total-sejak-minggu-malam
PLN Klaim Listrik di Sumut Pulih Total Sejak Minggu Malam

Medan – Seluruh wilayah Sumatra Utara kini kembali terang setelah PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Utara berhasil menuntaskan pemulihan sistem kelistrikan yang sempat lumpuh total selama dua hari. Sebanyak 4.867.248 pelanggan kini telah mendapatkan kembali pasokan listrik secara bertahap.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir Salman, menyatakan bahwa seluruh 540 penyulang yang sebelumnya terdampak gangguan telah beroperasi normal sejak Minggu (24/5/2026) pukul 20.21 WIB.

“Alhamdulillah, sistem kelistrikan di wilayah Sumatra Utara kini telah kembali normal. Proses pemulihan ini dapat berjalan dengan baik berkat dukungan pemerintah, TNI/Polri, serta doa dan pengertian masyarakat selama proses penormalan berlangsung,” ujar Mundhakir, Senin (25/5).

Mundhakir menambahkan, selama masa perbaikan, pihaknya memprioritaskan aspek keselamatan dan kehati-hatian agar sistem kembali stabil tanpa risiko gangguan susulan. Ia pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan warga akibat terhentinya layanan listrik yang berdampak pada sektor rumah tangga hingga layanan publik.

“Kami memahami listrik merupakan kebutuhan vital masyarakat. Karena itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan, sekaligus mengapresiasi kesabaran dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan,” tuturnya.

Meski kondisi sudah normal, PLN tetap menyiagakan petugas di lapangan untuk memantau jaringan secara intensif. Masyarakat diimbau untuk segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123 jika masih menemukan kendala kelistrikan di lingkungan masing-masing.

Sebelumnya, pemadaman massal ini dipicu oleh gangguan pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo – Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Jambi, akibat cuaca buruk pada Jumat (22/5/2026). Kerusakan tersebut berdampak pada sistem interkoneksi kelistrikan di Pulau Sumatra, termasuk wilayah Sumatra Utara.

Rekomendasi