Pontianak – Perum DAMRI resmi mengoperasikan 10 unit bus baru untuk memperkuat layanan Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN) rute Pontianak menuju Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Armada anyar ini dihadirkan untuk meningkatkan standar kenyamanan dan keselamatan bagi penumpang yang melintasi jalur darat Indonesia, Malaysia, hingga Brunei.
Langkah strategis ini merupakan wujud kolaborasi antara DAMRI dengan industri otomotif nasional, yakni Karoseri Piala Mas dan Hino. Penggunaan armada baru ini diharapkan mampu mengoptimalkan konektivitas serta mobilitas masyarakat di kawasan Asia Tenggara yang menempuh perjalanan jarak jauh.
Direktur Teknik dan Fasilitas DAMRI mengungkapkan bahwa kehadiran bus ini menjadi representasi kualitas karya anak bangsa di kancah internasional. Pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan berkesan bagi para pengguna jasa transportasi lintas negara.
“Melalui bus terbaru ini, kami ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antarnegara di kawasan Asia Tenggara,” ujarnya.
Secara teknis, armada ini menggunakan bodi Rexus 8S dari Karoseri Piala Mas yang dipadukan dengan sasis Hino RM 280 ABS. Desain bodi setinggi 3,8 meter dengan model single glass ini dilengkapi konfigurasi kursi 2-1, kursi reclining, serta legrest untuk menjamin kenyamanan penumpang selama perjalanan panjang.
Aspek keselamatan juga menjadi prioritas utama dengan disematkannya sistem pengereman ABS pada sasis Hino. Selain itu, mesin yang digunakan dirancang khusus untuk mendukung ketangguhan operasional sekaligus efisiensi bahan bakar di medan lintas negara.
Pihak Hino Indonesia menyambut positif kerja sama ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan transportasi publik nasional. Mereka menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis bagi operator transportasi dalam memfasilitasi mobilitas masyarakat.
“Melalui kehadiran unit terbaru ini, Hino kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia kendaraan niaga, tetapi juga sebagai partner strategis bagi operator transportasi dalam mendukung mobilitas masyarakat Indonesia,” ungkap perwakilan Hino Indonesia.






















