Rupiah Melemah ke Level Rp18.011 per Dolar AS

Bank Indonesia optimalkan stabilisasi rupiah yang melemah ke Rp18.011 per dolar AS, tetap lebih tangguh dibanding mata uang negara berkembang lain di tengah tekanan global.
rupiah-tembus-rp18.011-per-dolar-as-siang-ini
Rupiah Tembus Rp18.011 per Dolar AS Siang Ini

Jakarta – Bank Indonesia memastikan akan terus mengoptimalkan langkah stabilisasi guna menjaga nilai tukar rupiah tetap terkendali di tengah tekanan pasar global.

Langkah ini diambil merespons pelemahan mata uang Garuda yang kembali menyentuh level Rp18.011 per dolar AS pada perdagangan Rabu (8/7) siang.

Posisi tersebut mencatatkan depresiasi sebesar 31 poin atau 0,17 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menilai kinerja rupiah saat ini masih relatif lebih tangguh dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya.

“Bank sentral akan ‘all out’ menjaga stabilitas rupiah dengan kecenderungan tetap menguat,” tegas Denny.

Ia memaparkan data Bloomberg periode 17 Juni hingga 6 Juli 2026 yang menunjukkan pelemahan rupiah sebesar 1,4 persen masih lebih moderat dibanding rubel Rusia yang anjlok 5,5 persen atau peso Chile yang melemah 4 persen.

Tren pelemahan pada Rabu siang memang tidak hanya dialami rupiah, melainkan juga melanda mayoritas mata uang di kawasan Asia.

Tercatat peso Filipina melemah 0,20 persen, yen Jepang turun 0,18 persen, baht Thailand terkoreksi 0,16 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,15 persen.

Selain itu, rupee India melemah 0,14 persen, dolar Singapura serta yuan China masing-masing turun 0,02 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,01 persen.

Di tengah dominasi pelemahan tersebut, hanya won Korea Selatan yang mampu mencatatkan penguatan sebesar 0,34 persen.

Kondisi berbeda justru terjadi pada mata uang negara maju yang mayoritas bergerak di zona hijau.

Dolar Australia menguat 0,19 persen, dolar Kanada naik 0,04 persen, dan euro Eropa terapresiasi 0,02 persen.

Sebaliknya, poundsterling Inggris dan franc Swiss terpantau melemah tipis masing-masing sebesar 0,05 persen dan 0,02 persen.

Sebelumnya, rupiah sempat menembus level psikologis Rp18 ribu per dolar AS pada Senin (6/7) sebelum sempat menguat tipis ke level Rp17.980 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (7/7).

Rekomendasi