Yogyakarta – Bank Mandiri menyalurkan bantuan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi bagi 28 desa di sepanjang rute Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026. Inisiatif bertajuk “Mandiri Sahabat Desa” ini menjadi langkah konkret perusahaan dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan menjelang perhelatan lari internasional tersebut.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-28 Bank Mandiri. Fokus utamanya adalah memberikan dampak sosial berkelanjutan bagi masyarakat lokal.
“Bank Mandiri meyakini bahwa pertumbuhan bisnis yang sehat harus berjalan beriringan dengan kemajuan masyarakat,” ujar Adhika dalam keterangan resmi, Minggu (14/6).
Bentuk dukungan yang diberikan meliputi perbaikan jalan desa untuk meningkatkan konektivitas, pembangunan 28 batas desa, hingga aksi bersih lingkungan. Selain itu, perseroan menyalurkan 2.800 paket sembako bagi warga pra-sejahtera di wilayah tersebut.
Tak hanya infrastruktur, Bank Mandiri juga menggerakkan sektor UMKM melalui festival khusus yang melibatkan 60 pelaku usaha lokal di sekitar Candi Prambanan. Para pelaku usaha dibekali akses pemasaran yang lebih luas serta edukasi transaksi digital.
Adhika menambahkan, pemberdayaan UMKM menjadi strategi kunci untuk menciptakan efek pengganda bagi ekonomi daerah. “Kami terus mendorong perluasan akses ekonomi digital melalui sinergi ekosistem layanan Mandiri agar pelaku usaha lokal dapat tumbuh lebih cepat dan meningkatkan produktivitas,” tambahnya.
Program ini menjadi pelengkap ajang Mandiri Jogja Marathon 2026 yang akan digelar pada 21 Juni 2026 di Candi Prambanan. Dengan mengusung tema “More Than a Race”, Bank Mandiri ingin memastikan bahwa ajang olahraga tersebut tidak hanya menjadi kompetisi lari, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi pembangunan desa dan kesejahteraan warga Yogyakarta.




















