Padang – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat memberikan angin segar bagi klub otomotif di Sumatera Barat.
Menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) IMI Sumbar pada 30 Maret 2026, IMI Pusat memperpanjang waktu verifikasi klub.
Keputusan ini memulihkan hak suara klub yang sebelumnya terancam hilang.
Wakil Ketua Umum Organisasi IMI Pusat, John Ismadi Lubis, menyatakan pemberian waktu tambahan ini untuk melengkapi persyaratan verifikasi keanggotaan.
“Kami mengakomodir karena sosialisasi kurang maksimal,” ujar John, terkait verifikasi yang dilakukan pelaksana harian Karateker.
Ia menambahkan, IMI Pusat membuka waktu empat hari bagi klub untuk melengkapi persyaratan melalui aplikasi Gaspol by IMI yang aktif 24 jam.
“Ini bentuk transparansi kami,” tegasnya.
John juga menegaskan bahwa IMI Pusat tidak memiliki kepentingan khusus terhadap bakal calon ketua IMI Sumbar.
Fokus utama adalah memastikan Musprov IMI Sumbar berjalan lancar, solid, dan jujur dengan sistem one man one vote.
“Kami ingin insan otomotif bersifat jujur, sportif, dan ikhlas. Kita perbaiki administrasi ke depan agar IMI Sumbar solid dan menjadi yang terbaik di Sumatra,” katanya.
Musprov IMI Sumbar akan memilih ketua untuk periode 2026-2030.
Penyerahan formulir pendaftaran bakal calon ketua akan dimulai setelah keputusan verifikasi ulang klub otomotif difinalisasi dalam empat hari ke depan.
Sebelumnya, sejumlah klub otomotif di Sumbar merasa dirugikan karena hak suara mereka dianggap hilang akibat proses verifikasi yang dinilai tidak transparan.
Rifki, perwakilan klub otomotif yang tergabung dalam IMI Sumbar, mengapresiasi solusi yang diberikan IMI Pusat.
Menurutnya, tuntutan utama para klub otomotif adalah transparansi verifikasi kepesertaan.
“Alhamdulillah, apa yang menjadi harapan kami diakomodir. Hak kepesertaan dan hak suara yang sempat hilang diperjuangkan kembali,” ujar Rifki usai pertemuan dengan Karateker IMI Sumbar di Kota Padang, Senin (2/3/2026) malam.
Pertemuan tersebut sempat diwarnai debat panjang, namun menghasilkan keputusan penting bagi klub otomotif anggota IMI Sumbar.
Rifki menjelaskan, IMI Pusat memberikan waktu verifikasi ulang bagi para klub otomotif selama empat hari ke depan.
Polemik ini muncul karena sebelumnya tidak jelasnya informasi tentang batas waktu verifikasi bagi para klub otomotif.
“Akibatnya, dari total sekitar 80-an klub otomotif, hanya 20-an yang dinyatakan terverifikasi aktif. Sementara sisanya dianggap tidak aktif hanya karena belum memperpanjang administrasi,” pungkasnya.





















