Koki Peringatkan Lonjakan Minyak Ancaman Baru Industri Restoran AS

persen

koki-jose-andres-was-was-lonjakan-harga-minyak-ancam-restoran-di-as
Koki Jose Andres Was-was Lonjakan Harga Minyak Ancam Restoran di AS

Jakarta – Koki terkenal asal Spanyol-Amerika Serikat, José Andrés, memperingatkan bahwa gelombang baru inflasi akibat lonjakan harga minyak akan menimbulkan kekacauan bagi industri restoran di Amerika Serikat.

Andrés menyatakan bahwa restoran merupakan usaha kecil yang sangat rentan terhadap kenaikan biaya bahan makanan dan tenaga kerja.

“Biaya bahan makanan meningkat karena berbagai faktor. Biaya tenaga kerja juga meningkat karena berbagai faktor. Namun, restoran sudah merupakan jenis usaha kecil yang sangat rentan,” ujar Andrés dalam konferensi Semafor World Economy.

Ia menambahkan bahwa banyak restoran di Amerika dimiliki oleh koki dan pemilik usaha kecil. Jika mereka terus mengalami kerugian setiap tahun, motivasi untuk tetap beroperasi akan berkurang.

Pendiri José Andrés Group ini, yang mengelola lebih dari 40 restoran di AS, menilai industri restoran kini berada dalam situasi yang sangat sulit, bahkan setelah melewati masa pandemi COVID-19.

“Saya merasa restoran saat ini berada dalam salah satu situasi paling sulit. Dan kita sudah melewati Covid! Namun saat ini, bagi industri restoran, saya merasa jika kita tidak berhati-hati, restoran akan gulung tikar dan kita akan melihat persentase penutupan yang lebih besar dari yang kita bayangkan,” tegasnya.

Selain itu, penurunan pariwisata juga turut membebani industri restoran. Amerika Serikat masih kekurangan sekitar 50 miliar dolar AS dari puncak pariwisata, yang memberikan tekanan besar pada restoran di seluruh negeri.

Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan Indeks Harga Konsumen (CPI) pada Maret 2026 naik 3,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan harga bensin mencapai 21,2 persen akibat lonjakan harga minyak yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah.

Jakarta – Koki terkenal asal Spanyol-Amerika Serikat, José Andrés, memperingatkan potensi kekacauan di industri restoran Amerika Serikat akibat gelombang baru inflasi yang dipicu lonjakan harga minyak.

Ia menyoroti kerentanan sektor restoran, yang mayoritas dimiliki oleh pengusaha kecil, terhadap kenaikan biaya bahan makanan dan tenaga kerja.

“Biaya bahan makanan meningkat karena berbagai faktor. Biaya tenaga kerja juga meningkat karena berbagai faktor. Namun, restoran sudah merupakan jenis usaha kecil yang sangat rentan,” ujar Andrés dalam konferensi Semafor World Economy.

Menurutnya, banyak pemilik restoran yang bekerja keras namun tetap merugi di akhir tahun, sehingga berpotensi memilih untuk menutup usaha mereka.

Kondisi ini dinilai lebih sulit dibandingkan masa pandemi COVID-19. Andrés khawatir jika tidak berhati-hati, banyak restoran akan gulung tikar dengan persentase penutupan yang lebih besar dari perkiraan.

José Andrés adalah pendiri José Andrés Group yang mengelola lebih dari 40 restoran di AS, serta World Central Kitchen, organisasi nirlaba yang bergerak dalam penyediaan makanan di situasi krisis.

Rekomendasi