Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau pelaku pasar dan masyarakat agar tidak khawatir untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali menguat seiring dengan upaya pemerintah memperkuat fondasi ekonomi nasional.
Purbaya menegaskan bahwa pemerintah saat ini tengah melakukan reformasi ekonomi secara serius dan menyeluruh di berbagai sektor. Langkah strategis tersebut dilakukan untuk memastikan struktur ekonomi Indonesia tetap kokoh dalam jangka panjang, yang pada gilirannya akan berdampak positif terhadap kinerja pasar saham.
“Kami melakukan reformasi ekonomi secara serius dan tidak main-main. Fondasi ekonomi akan terus membaik, dan biasanya ketika ekonomi menguat, indeks akan cenderung naik,” ujar Purbaya dalam sebuah diskusi daring, Jumat (22/5).
Dalam teori siklus bisnis, Purbaya menjelaskan bahwa ekonomi bergerak secara dinamis dalam fase naik dan turun. Saat ini, prospek ekonomi Indonesia hingga periode 2028-2030 dinilai sangat menjanjikan. Ia bahkan memprediksi pertumbuhan ekonomi dan pasar saham berpotensi meningkat berkali-kali lipat dari posisi terendah sebelumnya.
Terkait kondisi pasar saat ini, Purbaya menilai bahwa IHSG sudah mendekati titik terendah atau bottom. Oleh karena itu, ia meminta para investor untuk tidak panik menghadapi fluktuasi pasar dalam jangka pendek.
“Dari titik terendah sampai tertinggi, ekonomi kita bisa naik 4-5 kali lipat. Berdasarkan analisis teknikal jangka pendek, saat ini pasar sudah berada di titik terendah atau bahkan sudah melewatinya,” jelasnya.
Purbaya kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat struktur ekonomi nasional. Selama fondasi ekonomi terus terjaga dengan baik, IHSG diyakini akan bergerak naik secara bertahap.
“Masyarakat tidak perlu takut untuk berinvestasi jangka panjang. Selama saya menjabat, fondasi ekonomi akan terus diperbaiki dan IHSG pasti akan terus menguat,” tutupnya.



















