Jakarta – Universitas Trilogi mencatatkan sejarah baru dengan melepas 616 wisudawan dalam Sidang Terbuka Upacara Wisuda ke-13 Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (23/5/2026). Jumlah ini menjadi angka kelulusan terbesar sejak universitas tersebut berdiri.
Di tengah momen kelulusan tersebut, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak para lulusan untuk terjun langsung mengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Pemerintah saat ini tengah menyiapkan 30.000 manajer profesional untuk menggerakkan koperasi modern tersebut di seluruh pelosok Indonesia.
“Ke depan, koperasi menjadi alternatif bagi platform masa depan. Badan usaha koperasi bisa menjadi pilihan dari para wisudawan-wisudawati untuk bisa bekerja dan terlibat di dalamnya,” ujar Ferry di hadapan ratusan wisudawan.
Ferry menjelaskan, pemerintah akan memulai pelatihan bagi para manajer profesional pada Juni mendatang, sebelum diterjunkan ke lapangan pada Agustus 2026. Program ini merupakan bagian dari strategi besar Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan koperasi sebagai Soko Guru ekonomi nasional yang mampu memotong rantai pasok, menyediakan kebutuhan pokok murah, hingga melawan praktik pinjol dan tengkulak.
Selain peluang kerja sebagai pengelola, Menkop juga menjamin dukungan penuh bagi alumni yang ingin berwirausaha. Kemenkop berkomitmen menyerap produk inovasi lokal hasil karya alumni melalui jaringan distribusi pemerintah.
Rektor Universitas Trilogi, Prof. Dr. Pramono Hari Adi, MS., merinci bahwa 616 wisudawan tersebut terdiri dari 479 lulusan program Sarjana (S1) dan 137 lulusan program Magister Manajemen (S2). Pihak kampus optimistis tren pertumbuhan jumlah mahasiswa dan lulusan ini akan terus meningkat di masa depan.
Menkop berharap, Universitas Trilogi terus konsisten mencetak generasi teknososiopreneur. Ia menekankan pentingnya lulusan yang tidak hanya adaptif terhadap teknologi dan disrupsi AI, tetapi juga memiliki kepedulian sosial untuk membangun ekonomi dari tingkat desa.























