Padang – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat (Sumbar) mengajukan diri sebagai tuan rumah Muktamar Muhammadiyah ke-50 tahun 2032. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah.
Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Bidang Infrastruktur dan Perhubungan, Ilham Pratama, menyambut baik inisiatif tersebut.
Menurutnya, keputusan PWM Sumbar bukan sekadar pencalonan, melainkan bagian dari upaya menunjukkan kapasitas Muhammadiyah di tingkat nasional.
“Mendukung Sumbar mengajukan diri sebagai tuan rumah muktamar 2032,” ujar Ilham, Rabu (11/2/2026).
Ilham menilai, langkah strategis yang ditempuh PWM di bawah kepemimpinan Bakhtiar akan memperlihatkan soliditas dan kebesaran Muhammadiyah di Ranah Minang kepada seluruh Indonesia.
Ia juga melihat keputusan ini sebagai bukti hasil konsolidasi organisasi yang selama ini dijalankan oleh kepemimpinan PWM Sumbar.
Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Sumbar turut mendorong Ilham Pratama untuk terlibat dalam tim yang memperjuangkan Muktamar 2032 di Sumbar.
Sebelumnya, Musyawarah Pimpinan (Musypim) PWM Sumbar di Sijunjung telah menghasilkan tujuh keputusan penting, termasuk pengajuan Sumbar sebagai tuan rumah Muktamar Muhammadiyah ke-50.
Untuk mewujudkan rencana tersebut, dibentuk “TIM 9” yang bertugas menyusun strategi pemenangan, menyiapkan proposal, dan melakukan lobi.
Musypim juga mengusulkan Ketua PWM Sumbar, Dr. Bakhtiar, masuk dalam jajaran 13 Formatur Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada muktamar mendatang.
Selain agenda muktamar, forum menetapkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tanah Datar sebagai tuan rumah Musywil ke-43 pada Maret 2028.
Musypim juga mencetuskan Gerakan Infak/Sadaqah Program Ramadan yang difokuskan untuk dakwah di Kepulauan Mentawai, dengan target minimal Rp 2 juta per PDM.
Di bidang pendidikan, muncul dorongan pembentukan tim khusus yang mengatur perioderisasi jabatan kepala sekolah dan madrasah.























