Jakarta – Sejumlah wilayah di Jakarta mengalami pemadaman listrik secara serentak pada Kamis (23/4/2026). Gangguan suplai energi ini berlangsung selama lebih dari dua jam, yakni mulai pukul 10.25 WIB hingga 13.00 WIB.
PT PLN (Persero) mengonfirmasi bahwa pemadaman tersebut disebabkan oleh gangguan pada pasokan listrik. Kondisi ini berdampak pada aktivitas warga di sebagian wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Haris Andika, menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan perbaikan pembangkit. Proses ini mengharuskan PLN melakukan manajemen beban atau pengaturan operasional listrik di area terdampak.
“Tim teknis kami sedang melakukan penanganan intensif untuk memulihkan keseluruhan sistem kelistrikan,” ujar Haris dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan, upaya pemulihan dilakukan secara paralel dengan penelusuran sumber gangguan, baik melalui sistem kontrol jarak jauh maupun penanganan langsung di lapangan. PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memantau perkembangan pemulihan melalui aplikasi PLN Mobile atau layanan pusat panggilan 123.
Kejadian ini merupakan pemadaman kedua yang terjadi di Jakarta sepanjang April 2026, setelah peristiwa serupa pada 9 April lalu. Meski listrik sempat padam, PT KAI Commuter memastikan operasional kereta rel listrik (KRL) tetap berjalan normal tanpa gangguan.
Namun, pemadaman listrik di lapangan berdampak pada tidak berfungsinya lampu lalu lintas di sejumlah titik. Situasi tersebut memicu kepadatan kendaraan di ruas jalan tertentu. Merespons hal itu, TMC Polda Metro Jaya telah mengerahkan personel di lapangan untuk membantu pengaturan arus lalu lintas agar tetap kondusif.





















