Bandung – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) resmi membagikan dividen sebesar Rp900 miliar atau Rp85,54 per lembar saham. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar untuk membahas keberlanjutan strategis korporasi.
Selain pembagian dividen, RUPST ini menetapkan perombakan jajaran pengurus perseroan. Perubahan ini mencakup penyesuaian struktur direksi guna memperkuat peran teknologi informasi serta pengangkatan komisaris baru, yang akan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Deputy Corporate Secretary bank bjb, Sani Ikhsan Maulana, menjelaskan bahwa terdapat tujuh agenda utama yang disepakati. Agenda tersebut meliputi pengesahan laporan tahunan, penetapan penggunaan laba bersih, penunjukan akuntan publik, pembaruan rencana aksi pemulihan, hingga perubahan anggaran dasar.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, selaku pemegang saham pengendali, memberikan apresiasi penuh terhadap jajaran pengurus baru. Ia menaruh kepercayaan besar pada figur yang terpilih, termasuk mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, yang didapuk sebagai Komisaris Utama Independen.
Berikut susunan pengurus baru bank bjb:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama Independen: Susi Pudjiastuti
Komisaris Independen: Novian Herodwijanto
Komisaris Independen: Eydu Oktain Panjaitan
Komisaris: Rudie Kusmayadi
Komisaris: Herman Suryatman
Komisaris: Tomsi Tohir
Direksi
Direktur Utama: Ayi Subarna
Direktur Kepatuhan: Asep Dani Fadillah
Direktur Keuangan: Hana Dartiwan
Direktur Korporasi dan UMKM: Mulyana
Direktur Konsumer dan Ritel: Nunung Suhartini
Direktur Teknologi Informasi: Muhammad As’adi Budiman
Direktur Operasional: Herfinia




















