IHSG Menguat ke 7.101, Transaksi Jumbo Warnai Saham MORA, BBCA, UNVR

persen

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 0,41 persen ke level 7.101 pada penutupan perdagangan Rabu (29/4). Pergerakan positif ini didorong oleh aksi beli investor yang membuat 379 saham mencatatkan kenaikan, sementara 282 saham melemah dan 154 saham lainnya stagnan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai transaksi harian tercatat mencapai Rp 17,24 triliun dengan volume perdagangan 42,97 miliar saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,45 juta kali, dengan total kapitalisasi pasar mencapai Rp 12.663 triliun.

Kinerja positif pasar juga diwarnai oleh aksi transaksi tutup sendiri atau crossing pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) mencatatkan transaksi sebesar Rp 1,76 triliun di harga Rp 4.250. Selain itu, transaksi jumbo juga terjadi pada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 290,10 miliar dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) sebesar Rp 133,87 miliar.

Secara sektoral, mayoritas saham di BEI berada di zona hijau. Sebanyak sembilan dari sebelas sektor mengalami penguatan, dengan sektor industri memimpin kenaikan hingga 2,41 persen. Salah satu emiten yang turut menopang kenaikan sektor ini adalah PT Astra International Tbk (ASII) yang menguat 0,41 persen ke level Rp 6.050.

Sementara itu, bursa saham Asia menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Indeks Hang Seng menguat 1,68 persen dan Shanghai Composite naik 0,71 persen. Di sisi lain, indeks Nikkei berakhir stagnan, sementara Straits Times terkoreksi 0,55 persen.

Berikut adalah deretan saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi atau top gainers:
– PT Bank Danamin Indonesia Tbk (BDMN) naik 14,86 persen ke Rp 4.250
– PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) naik 13,14 persen ke Rp 396
– PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) naik 6,80 persen ke Rp 1.100

Adapun saham yang masuk dalam jajaran top losers atau pelemahan terdalam adalah:
– PT PP Presisi Tbk (PPRE) turun 11,32 persen ke Rp 141
– PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 3,96 persen ke Rp 3.880
– PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 2,99 persen ke Rp 1.950

Rekomendasi