Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 685.933 tiket kereta api telah terjual untuk keberangkatan selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada 13 hingga 17 Mei 2026. Data tersebut terhitung hingga pukul 09.00 WIB, Kamis (14/5/2026).
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa antusiasme masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api sangat tinggi. Mayoritas penumpang memilih melakukan perjalanan dari kota-kota besar menuju berbagai daerah di Pulau Jawa untuk menghabiskan waktu libur, berkunjung ke rumah keluarga, maupun keperluan antarkota lainnya.
Berikut rincian volume penjualan tiket harian selama periode libur panjang:
– Rabu, 13 Mei: 196.302 tiket
– Kamis, 14 Mei: 162.217 tiket
– Jumat, 15 Mei: 94.477 tiket
– Sabtu, 16 Mei: 102.219 tiket
– Minggu, 17 Mei: 130.718 tiket
Terdapat 10 stasiun dengan volume keberangkatan penumpang tertinggi, yakni Stasiun Pasarsenen (50.587), Yogyakarta (44.736), Gambir (42.159), Semarang Tawang (27.740), Bandung (26.493), Lempuyangan (24.562), Surabaya Pasarturi (23.294), Surabaya Gubeng (22.956), Purwokerto (20.564), dan Solo Balapan (19.414).
Anne menjelaskan, pola perjalanan masyarakat menunjukkan bahwa keberangkatan pada Rabu dan Kamis didominasi oleh penumpang yang akan pergi berlibur. Sementara itu, lonjakan perjalanan pada akhir pekan diprediksi akan didominasi oleh penumpang yang kembali ke kota asal.
Hingga saat ini, KAI masih terus melayani pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, serta kanal resmi lainnya. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk terus memantau ketersediaan tiket melalui saluran tersebut.
Masih tersedia berbagai pilihan perjalanan bagi masyarakat yang ingin menikmati libur panjang menggunakan kereta api, ungkap Anne.
























