IHSG tertekan melemah 1,02 persen ke level 6.009,50 akibat derasnya aksi jual investor asing. Kondisi pasar semakin dinamis seiring dengan berlakunya aturan baru short selling serta kecemasan pelaku pasar terhadap isu perombakan kabinet dan data ekonomi Amerika Serikat.

IHSG Tertekan, Asing Lepas Saham Saat Aturan Short Selling Berlaku
PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) meraih fasilitas pinjaman sebesar Rp 6 miliar dari Charli Handaka untuk membiayai akuisisi saham PT Tri Satria Indah Motor. Langkah strategis ini dilakukan perusahaan sebagai bagian dari rencana ekspansi bisnis tanpa mengganggu stabilitas operasional.

Indah Prakasa (INPS) Raih Pinjaman Rp 6 Miliar Akuisisi Tri Satria
Bursa Efek Indonesia resmi mengaktifkan kembali fasilitas short selling pada lima saham pilihan untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi pembentukan harga. Kebijakan ini diharapkan menjadi instrumen lindung nilai yang efektif, meski investor tetap dituntut disiplin dalam mengelola risiko.

Dinamika Pasar, Akankah Short Selling Efektif Memperbaiki Pembentukan Harga Saham?
Transaksi short selling resmi dimulai di Bursa Efek Indonesia, namun IHSG justru ditutup terkoreksi 1,02 persen pada hari perdana implementasinya. Meski pasar melemah, otoritas bursa memastikan sistem berjalan lancar dengan fokus pada lima saham emiten berkapitalisasi besar.

















