TRUK, SMDM Terperosok, KOKA Merugi: Daftar Saham Top Losers!

persen

Jakarta – Di tengah kinerja positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang periode 24 hingga 28 November 2025, sepuluh emiten justru mencatat koreksi tajam dan masuk daftar saham paling merosot atau top losers mingguan. Penurunan harga ini terjadi bahkan ketika IHSG berhasil ditutup menguat.

Saham PT Guna Timur Raya Tbk. (TRUK) memimpin daftar pelemahan dengan ambles 27,22% dalam sepekan, menempatkan harganya di level Rp484 per lembar. Tepat di belakangnya, saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk. (SMDM) terperosok 25,40%, berakhir pada harga Rp940 per lembar.

Selain itu, PT Koka Indonesia Tbk. (KOKA) juga kehilangan 25,00% nilainya dalam lima hari perdagangan, ditutup di Rp252 per lembar. Sementara PT Puri Global Sukses Tbk. (PURI) turun 22,49% ke level Rp386, disusul PT Green Power Group Tbk. (LABA) yang melemah 18,98% ke Rp175.

Deretan saham top losers lainnya meliputi PT Leyand International Tbk. (LAPD) yang tertekan 18,75% hingga Rp208, serta PT Multi Garam Utama Tbk. (FOLK) yang terkoreksi 17,18% ke harga Rp270. PT MNC Digital Entertainment Tbk. (MSIN) juga merosot 16,47% ke level Rp416.

Dua saham penutup daftar ini adalah PT Hotel Fitra International Tbk. (FITT) yang tergerus 16,23% menjadi Rp645, dan PT Krida Jaringan Nusantara Tbk. (KJEN) yang ditutup melemah 16,08% pada harga Rp240. Mereka semua menghadapi tekanan jual signifikan meskipun sentimen pasar secara umum positif.

IHSG sendiri menutup perdagangan Jumat (28/11/2025) di posisi 8.508,70, menunjukkan pertumbuhan indeks sebesar 1,12% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya. Selama minggu ini, IHSG bahkan sempat mencapai titik tertinggi baru, ditutup menguat pada level 8.602,13 pada Rabu (26/11/2025).

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menunjukkan peningkatan. Rata-rata nilai transaksi harian melesat 41,87% menjadi Rp30,31 triliun sepanjang pekan ini, dengan rata-rata volume transaksi harian tercatat sebanyak 50,50 miliar saham. Seiring dengan laju IHSG, rata-rata frekuensi transaksi harian turut naik 12,38% menjadi 2,61 juta kali transaksi.

Investor asing terpantau menghasilkan net buy total senilai Rp992,41 miliar dalam sepekan terakhir. Kendati demikian, investor domestik di pasar saham Indonesia tetap dominan. Sementara itu, nilai kapitalisasi pasar Bursa turut menguat, bertambah 1,88% menjadi total Rp15.626 triliun selama kurun waktu yang sama.

Berikut daftar 10 saham top losers pada perdagangan periode 24–28 November 2025:

NamaHarga (Rp)Penurunan
TRUK484-27.22%
SMDM940-25.40%
KOKA252-25.00%
PURI386-22.49%
LABA175-18.98%
LAPD208-18.75%
FOLK270-17.18%
MSIN416-16.47%
FITT645-16.23%
KJEN240-16.08%

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Rekomendasi