Jakarta – PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) resmi melakukan perubahan identitas perusahaan menjadi PT MDS Retailing Tbk. Keputusan strategis ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Rabu, 15 April 2026.
Manajemen dalam keterbukaan informasi menyampaikan bahwa perubahan nama tersebut telah mendapat persetujuan dari 93,181 persen suara atau setara 1,58 miliar saham dari total 1,7 miliar saham yang hadir dalam rapat. Perubahan ini juga mencakup revisi Pasal 1 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan terkait nama perseroan.
Direksi diberikan wewenang penuh oleh dewan komisaris untuk menentukan nama alternatif, apabila usulan nama PT MDS Retailing Tbk. tidak memperoleh restu dari Kementerian Hukum dan Asasi Manusia atau otoritas terkait lainnya.
Selain mengubah identitas, RUPSLB juga menyetujui langkah korporasi berupa penarikan kembali 31 juta lembar saham hasil pembelian kembali (saham tresuri). Langkah ini dilakukan dengan cara menurunkan modal ditempatkan dan disetor perseroan.
Dalam agenda terpisah, yakni Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di hari yang sama, perseroan memutuskan pembagian dividen final sebesar Rp250 per saham bagi para pemegang saham. Pembagian ini diambil dari perolehan laba bersih tahun buku 2025.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian, PT MDS Retailing Tbk. mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp725,4 miliar. Perolehan laba tersebut menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan capaian perusahaan pada tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp827,7 miliar.



















