BNPB Dorong Percepatan Pembangunan Huntap Korban Bencana Tanah Datar

persen

sestama-bnpb-minta-pemkab-tanah-datar-percepat-pembebasan-lahan-untuk-huntap
Sestama BNPB Minta Pemkab Tanah Datar Percepat Pembebasan Lahan untuk Huntap

Tanah Datar – Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, meninjau progres pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) di Kabupaten Tanah Datar, Rabu (7/1/2026).

Fokus utama peninjauan adalah lokasi rencana pembangunan huntap di Ladang Laweh, Kecamatan Rambatan.

Rustian meminta pemerintah daerah mempercepat pembebasan lahan untuk pembangunan huntap.

“Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyediakan lahan sekitar 1,8 hektare. Jika kurang, silahkan buat surat ke Gubernur, nanti saya sampaikan,” ujar Rustian saat meninjau lokasi yang didampingi Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly.

Rustian menambahkan, pihaknya bisa mengupayakan penambahan lahan hingga 3 hektare jika diperlukan.

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk memastikan data masyarakat yang bersedia tinggal di huntap atau memilih relokasi mandiri.

“Saya minta Pemda memastikan masyarakat yang mau dan memenuhi persyaratan untuk menetap di huntap ini,” tegasnya.

Bagi warga yang tidak memilih huntap, BNPB akan memfasilitasi relokasi mandiri dengan syarat lahan hunian aman dari potensi bencana.

Saat meninjau pembangunan 33 unit huntara di Padang Kunyik, Nagari Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh, Rustian berharap pengerjaan dipercepat.

“Alhamdulillah, telah selesai 5 unit huntara saat ini. Saya minta supaya pembangunan lebih cepat supaya masyarakat terdampak bencana terjamin untuk kenyamanannya,” tuturnya. Ia menargetkan huntara ini selesai dalam dua hingga tiga pekan ke depan.

Hal serupa disampaikan saat mengunjungi lokasi pembangunan 15 unit huntara di dekat Kantor Camat Batipuh Selatan.

“Untuk pembangunan 15 unit huntara di sini tentu juga kita harapkan segera diselesaikan, sehingga masyarakat bisa segera menempatinya,” ujarnya.

Bagi warga yang tidak memilih huntara, akan diberikan bantuan uang kontrak senilai Rp600 ribu selama 3 bulan.

Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menjelaskan bahwa Tanah Datar mendapat kuota 129 unit huntap yang akan dibangun di Rambatan.

Masyarakat yang memilih relokasi mandiri juga akan difasilitasi asalkan lahan yang digunakan tidak bermasalah.

“Sesuai yang disampaikan Sestama, bagi masyarakat yang rumahnya rusak ringan dan rusak sedang juga akan dibantu,” imbuh Ahmad Fadly.

Ia berharap OPD terkait memastikan keakuratan data yang dibutuhkan BNPB agar huntap dan huntara segera terealisasi.

“Kenyamanan hidup, sosial, dan ekonomi masyarakat terdampak bencana menjadi tujuan yang ingin kita capai sehingga bisa hidup lebih baik lagi,” pungkasnya.

Rekomendasi