Lubuk Basung – Persatuan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) Sumatra Barat memberikan bantuan kesehatan dan trauma healing bagi masyarakat Agam yang terdampak bencana. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari.
Tim PDEI Sumbar yang dipimpin oleh dr. Pom Harry Satria, SpOG, fokus pada pelayanan kesehatan dan pemulihan trauma bagi warga terdampak.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Agam dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumatera Barat.
“Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai pihak,” ujar dr. Harry di Posko Utama Balairung Rumah Dinas Bupati Agam.
Tim medis juga membawa obat-obatan dan peralatan pendukung untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat terjaga.
Setelah kegiatan selesai, PDEI Sumbar berencana melakukan evaluasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan tanggap bencana di Sumbar, khususnya Agam.
Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Syatria, mengapresiasi kontribusi PDEI Sumbar dan pihak terkait.
“Kehadiran tim medis sangat berarti, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana,” kata Syatria.
Pemerintah Kabupaten Agam berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan, karena kehadiran tenaga kesehatan memberikan dukungan medis dan moril bagi masyarakat.




















