Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran Rumah Saat Renovasi

persen

profil-haerul-saleh,-anggota-bpk-yang-meninggal-karena-kebakaran-rumah
Profil Haerul Saleh, Anggota BPK yang Meninggal karena Kebakaran Rumah

Jakarta – Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh meninggal dunia setelah menjadi korban kebakaran di kediamannya pada Jumat (8/5).

Kabar duka itu disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melalui keterangan resmi di Jakarta. Berdasarkan informasi yang diterima, kebakaran terjadi saat rumah Haerul tengah direnovasi.

Saat kejadian, Haerul disebut sedang mengawasi proses pengerjaan. Api kemudian tiba-tiba membesar hingga asap hitam memenuhi area rumah.

“Mentan Amran mendengarkan kronologis singkat kejadian kebakaran dari asisten rumah tangga, kejadian begitu cepat tatkala korban sedang mengawasi beberapa orang yang sedang memproses renovasi. Tetiba api membesar dan asap hitam tidak dapat dihindarkan,” demikian bunyi keterangan tersebut.

Amran menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Haerul. Ia mengenang Haerul sebagai sosok yang sederhana dan memiliki komitmen kuat terhadap tugas negara.

“Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh. Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Amran.

Haerul Saleh lahir di Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada 12 Agustus 1981. Politikus Partai Gerindra itu dipercaya menjabat sebagai Anggota BPK RI sejak 19 April 2022.

Sebelum masuk ke lembaga auditor negara, Haerul lebih dulu meniti karier di politik sebagai anggota DPR RI. Ia duduk di Komisi XI DPR yang membidangi keuangan dan perbankan.

Haerul pernah menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019. Ia kemudian kembali ke parlemen lewat mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) pada 2020-2022 untuk menggantikan Imran yang meninggal dunia. Di DPR, ia mewakili daerah pemilihan Sulawesi Tenggara.

Di luar parlemen, Haerul juga aktif di organisasi. Ia pernah menjabat Ketua Bidang Keuangan DPP Partai Gerindra periode 2015-2020, lalu dipercaya menjadi Ketua Bidang Monitoring dan Evaluasi DPP Partai Gerindra sejak 2020.

Haerul juga memiliki rekam jejak di sejumlah organisasi lain, mulai dari KNPI Kabupaten Kolaka, HIPMI Sulawesi Tenggara, hingga Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Tani Indonesia.

Dalam riwayat pendidikannya, Haerul mengawali sekolah di SD Negeri 9 Kolaka, lalu melanjutkan ke Pesantren IMMIM Ujung Pandang dan SMA Hasrati Kendari. Ia kemudian menamatkan pendidikan S1 Hukum di Universitas Satria pada 2008.

Sebelum aktif di parlemen, Haerul juga pernah berkecimpung di dunia usaha. Ia tercatat pernah menjabat Direktur Utama PT Kolaka Inti Karya, Direktur Utama Masalle Group, dan Komisaris Utama PT Kolaka Inti Perkasa.

Rekomendasi