Tanah Datar Bangun Puluhan Huntara, Fasilitasi Korban Bencana

persen

62-unit-huntara-di-tanah-datar-selesai-dibangun,-4-tahap-pengerjaan
62 Unit Huntara di Tanah Datar Selesai Dibangun, 4 Tahap Pengerjaan

Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyelesaikan pembangunan 62 unit hunian sementara (huntara) bagi korban bencana.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyampaikan hal tersebut saat mengikuti peresmian 1.300 huntara Danantara oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian secara daring, Kamis (5/2/2026).

“Total Huntara di Tanah Datar sebanyak 66 unit. Saat ini, 4 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan dengan progres sekitar 80 persen,” ujar Eka Putra dari Kantor Camat Batipuh Selatan.

Eka Putra menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas bantuan yang diberikan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk merawat hunian yang telah disediakan.

Huntara tersebut telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti kompor, tempat tidur, rice cooker, listrik, serta air bersih.

Terkait bantuan stimulan ekonomi, perabotan, dan lauk pauk bagi warga yang tidak menghuni huntara, Pemkab Tanah Datar telah mengusulkan bantuan tersebut sejak dua minggu lalu.

“Kami sudah mengusulkan, namun terdapat petunjuk teknis yang harus diikuti. Saat ini masih dalam proses dan menunggu pencairan, termasuk bantuan dari Kementerian Sosial,” jelasnya.

Mendagri Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, meresmikan 1.300 unit huntara Danantara.

Selain itu, dilakukan penyerahan simbolis bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di beberapa kabupaten/kota.

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa bencana hidrometeorologi telah merusak 88.930 rumah warga di 52 kabupaten/kota di Sumbar, Sumut, dan Aceh.

Pemerintah melalui BNPB akan memberikan bantuan stimulan perbaikan rumah, yakni Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rusak berat.

Bagi korban yang tidak menempati Huntara, akan diberikan bantuan Dana Tunggu Hunian sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan.

Pemerintah juga menyalurkan bantuan perabotan rumah tangga senilai Rp3 juta, bantuan stimulan ekonomi Rp3 juta, serta bantuan lauk pauk sebesar Rp15 ribu per orang per hari.

Mendagri meminta seluruh kepala daerah untuk membentuk tim kecil guna melakukan verifikasi data di lapangan agar data benar-benar riil.

Rekomendasi