Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperketat pengawasan di sejumlah destinasi wisata unggulan selama libur Lebaran 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan koordinasi intensif telah dilakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pengelola tempat wisata. Tujuannya, memastikan kesiapan di lapangan.
“Kita sudah melakukan koordinasi, dan ini kan hal yang sudah berulang,” ujar Pramono.
Satpol PP akan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola tempat-tempat wisata. Contohnya, Ragunan, Ancol, Monas, dan museum-museum.
Pengawasan akan dilakukan secara kolaboratif antara Satpol PP dan BUMD. Tujuannya, memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Pemprov DKI Jakarta optimistis pengelolaan wisata akan berjalan lancar. Hal ini didasari pengalaman sebelumnya dalam menghadapi lonjakan pengunjung saat musim liburan.
“Saya yakin pasti tidak ada sesuatu yang luar biasa, karena memang sudah dikelola dengan baik,” kata Pramono.
Selain destinasi wisata utama, Pramono menyoroti meningkatnya minat masyarakat terhadap taman-taman baru. Taman-taman ini menjadi alternatif tujuan rekreasi selama libur Lebaran.
“Sekarang ini, yang lagi heboh adalah orang datang ke taman-taman yang baru, termasuk Taman Bendera Pusaka,” ungkap Pramono.
Taman Bendera Pusaka menjadi salah satu lokasi favorit warga karena gratis dan memiliki fasilitas yang lengkap.




















