Jakarta – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengajak masyarakat untuk meningkatkan ketakwaan dengan menjaga hutan dan keanekaragaman hayati. Ajakan ini disampaikan dalam momentum Idul Fitri 1447 Hijriah.
Menurut Raja Juli Antoni, Idul Fitri adalah momen yang tepat untuk merefleksikan diri dan meningkatkan nilai-nilai ketakwaan.
“Seberapa tinggi kecintaan kita kepada hutan, salah satu indikasi keberhasilan puasa kita dalam konteks ini adalah tingkat ketakwaan kita dengan tingkat kepedulian kita dengan hutan dan keanekaragaman hayati,” ujarnya.
Menhut juga memutuskan untuk tidak menggelar open house pada Lebaran 2026.
Keputusan ini sejalan dengan imbauan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya agar seluruh jajaran Kementerian Kehutanan dapat memanfaatkan waktu libur untuk mudik dan berkumpul bersama keluarga.
Kementerian Kehutanan juga memastikan kesiapan dalam menghadapi libur Lebaran, terutama di kawasan taman nasional dan taman wisata alam.
Menhut menekankan pentingnya penerapan prinsip zero waste dan zero accident di seluruh kawasan wisata.
“Presiden Prabowo juga memohon agar pengelolaan TN TWA memperhatikan zero waste, memiliki tong sampah dan aparat yang cukup. Lalu mengedepankan zero accident, jangan sampai adanya korban karena minimnya fasilitas pengamanan, siapkan tim medis, ambulans, maupun puskesmas yang memadai,” tegasnya.
Pengelola kawasan wisata diminta untuk menyediakan fasilitas pendukung seperti tempat sampah dan petugas pengamanan.
Kesiapan tenaga medis dan sarana kesehatan juga menjadi perhatian utama. Langkah-langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan pengunjung selama libur Lebaran.




















