Padang – Pemerintah Kota Padang terus berupaya meningkatkan kualitas hunian warga berpenghasilan rendah melalui program bedah rumah. Upaya ini dilakukan bersama dengan Baznas Kota Padang.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, meresmikan langsung hasil bedah rumah milik Nasrul (47), seorang buruh harian lepas, di Kelurahan Ampang, Kecamatan Kuranji, Selasa (7/4/2026).
Peresmian rumah baru ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penyerahan kunci secara simbolis. Keluarga Nasrul juga menerima bantuan sembako dan perlengkapan ibadah.
Program bedah rumah ini merupakan inisiatif dari Baznas Kota Padang. Ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat kurang mampu.
“Program ini bukan hanya menghadirkan rumah yang layak, tetapi juga membawa keberkahan bagi penerima dan para muzakki yang menyalurkan zakatnya,” kata Fadly Amran.
Sepanjang tahun 2026, Pemko Padang menargetkan 132 unit rumah dalam program ini. Rinciannya, 66 unit untuk bedah rumah dan 66 unit untuk rehabilitasi.
Ketua Baznas Kota Padang, Yuspardi, menjelaskan bahwa rumah yang telah dibangun kini berukuran 6 x 7,5 meter. Rumah ini dilengkapi fasilitas dasar seperti kamar mandi, dapur, dua kamar tidur, dan ruang tamu.
“Harapannya, penerima manfaat dapat hidup lebih sehat, aman, dan nyaman,” ujar Yuspardi.
Bagi keluarga Nasrul, bantuan ini membawa perubahan besar. Sebelumnya, mereka tinggal di rumah yang tidak layak huni. Kini, mereka dapat menempati rumah yang lebih aman dan nyaman bersama tiga anaknya.
“Alhamdulillah, sekarang kami punya rumah yang lebih baik. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkap Widya Junita (37), istri Nasrul.
Pemko Padang berharap kolaborasi dengan Baznas dapat terus diperkuat. Tujuannya, untuk memperluas akses hunian layak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.





















