Menteri Lingkungan Hidup Pimpin Siaga Karhutla di Riau

persen

menteri-lingkungan-hidup-pimpin-apel-karhutla-di-riau,-siaga-hadapi-kemarau-panjang
Menteri Lingkungan Hidup Pimpin Apel Karhutla di Riau, Siaga Hadapi Kemarau Panjang

Pekanbaru – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq memimpin apel kesiapsiagaan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Rumbai, Pekanbaru, Riau, Sabtu, sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang.

Apel yang digelar di Lapangan PT Pertamina Hulu Rokan itu menjadi bagian dari persiapan nasional lanjutan, setelah kegiatan serupa dilaksanakan pada Maret lalu.

Hanif mengatakan, enam provinsi utama di Indonesia memiliki potensi kebakaran hutan dan lahan yang lebih tinggi dibanding daerah lainnya. Karena itu, ia menilai kesiapsiagaan menjadi sangat penting di tengah proyeksi cuaca dari BMKG yang menunjukkan musim kemarau tahun ini akan lebih panjang.

“Enam provinsi utama memiliki potensi kebakaran hutan dan lahan yang relatif tinggi dibandingkan provinsi yang lain. Kesiapsiagaan ini menjadi sangat penting di tengah-tengah prediksi proyeksi cuaca dari BMKG yang menyatakan bahwa pada tahun ini kita bersama-sama akan memasuki masa kemarau yang relatif akan panjang,” ujar Hanif.

Ia menjelaskan, musim kemarau tahun ini diperkirakan mulai pada April, mencapai puncak pada Juni hingga Agustus, lalu berakhir pada Oktober. Dengan durasi sekitar tujuh bulan, risiko karhutla dinilai meningkat, terlebih jika fenomena El Nino muncul meski dalam kategori rendah hingga moderat.

“April ini sebagian wilayah kita di beberapa zona iklim di tanah air setelah memasuki kemarau,” katanya.

Hanif menambahkan, penurunan curah hujan dan berkurangnya uap air di atmosfer dapat memperbesar potensi kebakaran hutan dan lahan jika tidak diantisipasi sejak dini.

Apel tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim pengendalian kebakaran hutan, PT Pertamina Hulu Rokan, hingga asosiasi seperti GAPKI dan APHI. Keterlibatan lintas pihak itu menunjukkan penguatan koordinasi pemerintah dan dunia usaha dalam mencegah serta menanggulangi karhutla di wilayah rawan.

General Manager PT PHR Zona Rokan Andre Widjanarko menegaskan dukungan perusahaan terhadap upaya pemerintah. Ia mengatakan pihaknya siap mendukung strategi utama pemerintah pusat dalam penanganan kebakaran.

“Kami siap mendukung penuh aktivitas ‘relief fire respond’ yang menjadi strategi utama pemerintah pusat. Mari bersama-sama kita saling menjaga keselamatan kerja sekaligus mewujudkan lingkungan hidup yang aman,” ujar Andre.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya terpadu pemerintah dan sektor swasta untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla di tengah musim kemarau yang diprediksi lebih panjang.

Rekomendasi