Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah kabar yang menyebut kas negara hanya tersisa Rp120 triliun dan bakal cukup untuk membiayai belanja pemerintah selama dua pekan saja. Ia menegaskan, informasi itu tidak tepat karena tidak melihat keseluruhan posisi Saldo Anggaran Lebih (SAL) milik pemerintah.
Purbaya menjelaskan, saat ini SAL pemerintah masih berada di kisaran Rp400 triliun dan tidak mengalami gangguan. Menurut dia, dana tersebut tetap aman meski sebagian ditempatkan di perbankan.
“Itu ada yang bilang lagi, saya cuma punya dua minggu. Enggak! SAL saya masih Rp400-an triliun, enggak terganggu,” ujar Purbaya dalam media briefing di Jakarta, Jumat (24/4).
Ia menerangkan, penempatan sebagian dana SAL di perbankan merupakan bagian dari strategi pengelolaan kas pemerintah. Sekitar Rp300 triliun dipindahkan dari rekening di Bank Indonesia ke bank umum untuk menambah likuiditas.
Skema yang digunakan adalah deposito on call, yaitu dana yang bisa ditarik kapan saja sesuai kebutuhan.
“Jadi enggak akurat yang bilang uang pemerintah sisa Rp120 triliun. Kita maintain cash management dengan baik. Rp300 triliun di perbankan itu biar menambah likuiditas aja,” jelasnya.
Purbaya juga memastikan kas negara masih aman dan dikelola secara optimal. Ia menegaskan, dana SAL tersebut belum digunakan sama sekali.
“Jadi enggak usah takut dengan APBN pemerintah. Masih cukup dan SAL tersebut bahkan belum tersentuh sama sekali. Jadi kan ini seperti uang naruh di deposito aja kan,” ujarnya.





















