Sun Life Catat Premi Baru Naik 41 Persen

persen

premi-baru-sun-life-melonjak-41-persen-di-kuartal-i-2026
Premi Baru Sun Life Melonjak 41 Persen di Kuartal I 2026

Jakarta – PT Sun Life Financial Indonesia mencatat lonjakan kinerja pada kuartal I 2026 dengan premi bisnis baru tumbuh 41 persen dan laba bersih melesat 236 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan itu ditopang penguatan distribusi melalui kanal kemitraan perbankan dan keagenan. Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo menyebut capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan perusahaan.

“Kinerja ini mencerminkan kepercayaan yang terus tumbuh dan menjadi tanggung jawab Sun Life Indonesia untuk terus menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat hari ini,” ujar Albertus dalam keterangan resmi, Jumat (8/5).

Sejalan dengan rilis kinerja tersebut, Sun Life Indonesia juga meluncurkan Salam Healthier Future Assurance (SHIFA) Signature, produk perlindungan kesehatan berbasis syariah.

Produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan perlindungan kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya risiko penyakit kritis dan inflasi biaya medis yang mencapai 19,8 persen pada 2025.

Albertus menjelaskan SHIFA Signature hadir untuk melengkapi perlindungan kesehatan keluarga, termasuk bagi nasabah yang sudah memiliki BPJS maupun asuransi dari perusahaan tempat mereka bekerja.

“Melalui SHIFA Signature, Sun Life menghadirkan perlindungan kesehatan berbasis syariah yang menyeluruh, tidak hanya melindungi kebutuhan perawatan yang umum, tetapi juga menjangkau solusi kesehatan modern dan pendekatan tradisional,” katanya.

SHIFA Signature menawarkan manfaat rawat inap, pembedahan, rawat jalan terkait rawat inap, layanan ambulans, vaksinasi tertentu, santunan meninggal dunia, hingga manfaat tambahan seperti telehealth, home care, pengobatan tradisional Tiongkok, serta pemeriksaan kesehatan untuk stroke dan kanker sesuai ketentuan polis.

Produk ini memberikan manfaat kesehatan tahunan hingga Rp15 miliar dengan limit booster mencapai Rp35 miliar. Nasabah juga mendapat fasilitas cashless dan no claim benefit berupa diskon kontribusi hingga 15 persen.

Rekomendasi