IHSG Melesat 7,57 Persen Usai Kabar Pemanggilan Chatib Basri ke Istana

persen

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 7,57 persen ke posisi 5.746 pada perdagangan Selasa (9/6). Penguatan tajam ini menjadi oase di tengah tekanan pasar yang berkepanjangan sepanjang awal bulan, sekaligus memutus tren negatif yang telah mendera indeks sejak awal tahun dengan koreksi secara year-to-date (ytd) mencapai 33,54 persen.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat antusiasme pelaku pasar yang sangat tinggi, dengan nilai transaksi mencapai Rp 27,93 triliun. Volume perdagangan tercatat sebanyak 45,06 miliar saham dengan frekuensi transaksi mencapai 2,71 juta kali. Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar IHSG pada penutupan perdagangan hari ini menembus angka Rp 10.120 triliun.

Dinamika positif di pasar modal domestik ini tercermin dari dominasi saham yang menguat. Sebanyak 678 saham mencatatkan kenaikan, sementara hanya 89 saham yang mengalami koreksi, dan 48 saham lainnya tetap stagnan. Seluruh sektor yang terdaftar di BEI kompak bergerak di zona hijau, dengan sektor transportasi menjadi pemimpin kenaikan sebesar 7,38 persen. Salah satu emiten di sektor ini, PT Blue Bird Tbk (BIRD), berhasil menguat 3,99 persen ke level harga Rp 1.435 per saham.

Optimisme investor di pasar domestik sejalan dengan sentimen positif di bursa saham Asia. Indeks Nikkei di Jepang tumbuh 2,17 persen, Shanghai Composite di Tiongkok naik 1,28 persen, dan Straits Times di Singapura terapresiasi 1,25 persen. Hanya indeks Hang Seng yang bergerak berlawanan dengan pelemahan tipis sebesar 0,37 persen.

Deretan saham yang masuk dalam jajaran top gainers didominasi oleh perusahaan dengan kenaikan persentase yang signifikan, yakni PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) yang melonjak 34,04 persen ke Rp 126, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) naik 25 persen ke Rp 1.500, dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) yang juga menguat 25 persen ke Rp 3.300. Sebaliknya, saham top losers hari ini di antaranya PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) yang melemah 5,44 persen, PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) turun 4,35 persen, serta PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) yang terkoreksi 2,62 persen.

Di tengah momentum penguatan pasar modal tersebut, perhatian publik juga tertuju pada aktivitas di Istana Kepresidenan, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto dikabarkan memanggil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran anggota DEN, termasuk Chatib Basri dan Septian Hario Seto, pada Selasa sore.

Kehadiran para tokoh ekonomi di Istana memicu spekulasi terkait agenda ekonomi nasional. Chatib Basri, yang namanya sempat mencuat dalam bursa calon menteri keuangan, memilih untuk irit bicara saat dikonfirmasi mengenai agenda pertemuan tersebut maupun isu rotasi kabinet. Sementara itu, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan rutinitas koordinasi berkala antara DEN dengan Presiden untuk melaporkan perkembangan ekonomi terkini yang dilakukan setiap empat hingga lima minggu sekali.

Rekomendasi