Metrodata Sepakati Pembagian Dividen Rp331,5 Miliar bagi Pemegang Saham

persen

Jakarta – PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 331,48 miliar kepada para pemegang saham. Keputusan ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Nilai dividen tersebut setara dengan Rp 27 per lembar saham.

Besaran dividen yang dibagikan ini merepresentasikan 40,7 persen dari total laba bersih perusahaan sepanjang tahun buku 2025 yang mencapai Rp 813,9 miliar. Capaian laba bersih tersebut mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 10 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan perolehan pada 2024 yang tercatat sebesar Rp 739,8 miliar.

Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja, mengonfirmasi bahwa jadwal pembayaran dividen telah ditetapkan pada 10 Juli 2026. Sementara itu, bagi investor yang ingin mendapatkan hak dividen, periode cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan jatuh pada 22 Juni 2026. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham di tengah tantangan ekonomi global.

Menurut Susanto, konsistensi perusahaan dalam menjaga kebijakan dividen yang atraktif menjadi bukti ketahanan fundamental bisnis Metrodata. Di tengah dinamika industri teknologi informasi yang sangat kompetitif dan volatilitas pasar yang tinggi, MTDL diklaim tetap mampu mencatatkan kinerja keuangan yang solid dan berkelanjutan. Strategi bisnis yang diterapkan perusahaan memungkinkan MTDL untuk memberikan imbal hasil investasi yang menarik, baik melalui apresiasi harga saham maupun distribusi dividen rutin.

Kinerja positif perusahaan terus berlanjut hingga awal tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, MTDL mencatatkan pendapatan sebesar Rp 67 triliun pada kuartal I-2026. Angka ini mencerminkan kenaikan signifikan sebesar 21,4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sejalan dengan peningkatan pendapatan tersebut, laba bersih perusahaan juga tumbuh sebesar 3,4 persen secara tahunan menjadi Rp 158,9 miliar.

Pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang konsisten ini didorong oleh ekspansi bisnis yang agresif serta efisiensi operasional yang terjaga di seluruh lini unit usaha. Manajemen optimis bahwa tren positif ini akan berlanjut seiring dengan meningkatnya permintaan akan solusi teknologi informasi dan transformasi digital di berbagai sektor industri di Indonesia.

Dalam paparan publik secara virtual, pihak manajemen MTDL menyoroti bahwa posisi perusahaan sebagai pelaku industri teknologi informasi yang mapan memberikan keunggulan kompetitif. Fokus perusahaan ke depan adalah mempertahankan momentum pertumbuhan melalui inovasi produk dan layanan, sembari tetap menjaga disiplin keuangan yang ketat guna memastikan keberlanjutan dividen bagi para investor di masa mendatang. Dengan dukungan struktur modal yang kuat dan arus kas yang sehat, MTDL diproyeksikan tetap menjadi salah satu emiten yang diperhitungkan di pasar modal Indonesia.

Rekomendasi