Jakarta – Sebanyak tujuh emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki masa cum date atau tanggal terakhir pencatatan untuk pembagian dividen tunai pada perdagangan 10 Juni 2026. Momentum ini menjadi kesempatan krusial bagi investor yang ingin mengamankan hak atas pembagian laba tahun buku 2025 dengan melakukan pembelian saham sebelum periode tersebut berakhir.
Ketujuh perusahaan yang masuk dalam agenda pembagian dividen tersebut adalah PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG), PT Estee Gold Feet Tbk (EURO), PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT MNC Kapital Indonesia Tbk (MDKI), PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO), dan PT Temas Tbk (TMAS). Sesuai dengan regulasi pasar modal, setelah tanggal cum date berlalu, maka pada 11 Juni 2026 saham-saham tersebut akan memasuki masa ex date, di mana harga saham biasanya akan terkoreksi menyesuaikan besaran dividen yang dibagikan.
Berdasarkan analisis harga penutupan pasar pada 9 Juni 2026, PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) memimpin daftar dengan menawarkan dividend yield paling atraktif sebesar 12,39 persen. Besaran ini dihitung dari dividen tunai sebesar Rp 70 per lembar saham dengan harga pasar Rp 565. Posisi kedua ditempati oleh PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) dengan yield 6,21 persen, yang memberikan dividen Rp 21 per saham dari harga Rp 338.
Peringkat yield selanjutnya diikuti oleh PT MNC Kapital Indonesia Tbk (MDKI) sebesar 5,03 persen, PT Temas Tbk (TMAS) sebesar 3,33 persen, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan estimasi yield 1,50 persen. Sementara itu, PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) dan PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) mencatatkan dividend yield yang lebih konservatif, masing-masing sebesar 0,36 persen dan 0,06 persen. Khusus untuk INCO, dividen dibagikan dalam mata uang dolar AS sebesar US$ 0,00433 per saham, yang jika dikonversi dengan kurs Rp 18.000 per dolar AS setara dengan Rp 77,94 per saham.
Bagi PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG), pembagian dividen ini menjadi catatan sejarah tersendiri karena merupakan aksi korporasi pertama sejak perusahaan melantai di bursa. Kinerja keuangan perseroan sepanjang 2025 tergolong solid dengan pertumbuhan pendapatan mencapai 23 persen menjadi Rp 1,33 triliun, yang diikuti oleh lonjakan laba bersih sebesar 29 persen menjadi Rp 144,46 miliar.
Secara teknis, seluruh emiten tersebut menetapkan tanggal recording date pada 12 Juni 2026. Adapun jadwal distribusi dividen tunai kepada pemegang saham akan dilakukan secara bertahap. PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) dijadwalkan membayar dividen pada 24 Juni 2026, disusul PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) pada 29 Juni 2026. Selanjutnya, PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) akan melakukan pembayaran pada 1 Juli 2026. Sementara itu, PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG), PT MNC Kapital Indonesia Tbk (MDKI), dan PT Temas Tbk (TMAS) kompak menjadwalkan pembayaran pada 3 Juli 2026, serta PT Vale Indonesia Tbk (INCO) pada 26 Juni 2026. Investor disarankan untuk mencermati jadwal ini guna memastikan hak dividen telah masuk ke dalam rekening dana nasabah sesuai waktu yang ditentukan.





















