Harga Emas Antam Hari Ini Tetap Bertahan di Rp 2.660.000

persen

Jakarta – Harga emas batangan bersertifikat Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terpantau tidak mengalami perubahan harga atau stagnan pada perdagangan hari ini, Minggu (28/6/2026). Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia, harga emas Antam untuk pecahan satu gram tetap bertahan di angka Rp 2.660.000, sama dengan posisi harga pada perdagangan hari sebelumnya, Sabtu (27/6/2026).

Kondisi serupa juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. PT Aneka Tambang menetapkan harga buyback emas berada di level Rp 2.378.000 per gram. Angka ini tidak menunjukkan pergerakan dibandingkan dengan harga yang berlaku pada Sabtu (27/6/2026). Stabilitas harga ini menjadi perhatian bagi para investor yang memantau pergerakan pasar logam mulia di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Perlu dicatat bahwa harga yang tertera dalam daftar tersebut merupakan harga dasar sebelum dikurangi potongan pajak penghasilan (PPh). Sesuai dengan aturan pemerintah, setiap transaksi pembelian emas batangan dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, investor disarankan untuk memperhitungkan potongan pajak tersebut sebelum melakukan transaksi pembelian atau penjualan kembali.

Berikut adalah rincian harga emas batangan Antam untuk berbagai pecahan berat per Minggu (28/6/2026) sebelum pajak:

Pecahan 0,5 gram dipatok seharga Rp 1.380.000, sedangkan untuk pecahan 1 gram dijual pada harga Rp 2.660.000. Untuk ukuran yang lebih besar, harga pecahan 5 gram ditetapkan sebesar Rp 13.075.000, pecahan 10 gram mencapai Rp 26.095.000, dan pecahan 25 gram berada di angka Rp 65.112.000.

Sementara itu, untuk kebutuhan investasi dalam jumlah yang lebih besar, harga pecahan 50 gram tercatat sebesar Rp 130.145.000, pecahan 100 gram seharga Rp 260.212.000, dan pecahan 250 gram mencapai Rp 650.265.000. Untuk pecahan emas dengan berat 500 gram dan 1.000 gram, masing-masing dihargai sebesar Rp 1.300.320.000 dan Rp 2.600.600.000.

Perbedaan harga per gram pada setiap pecahan emas Antam dipengaruhi oleh biaya cetak yang dibebankan pada masing-masing ukuran batang. Semakin kecil ukuran batang emas, maka biaya cetak per gramnya relatif lebih tinggi dibandingkan dengan ukuran batang yang lebih besar. Hal ini merupakan standar operasional dalam industri logam mulia yang diterapkan oleh PT Aneka Tambang Tbk.

Para pelaku pasar dan investor emas saat ini tetap bersikap waspada terhadap dinamika pasar global. Kebijakan moneter dari bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), masih menjadi faktor utama yang memengaruhi sentimen investor emas dunia. Meskipun harga domestik saat ini sedang stagnan, fluktuasi kebijakan suku bunga global sering kali memicu perubahan harga emas secara signifikan dalam jangka panjang. Investor diharapkan terus memantau perkembangan pasar serta menyesuaikan strategi investasi sesuai dengan profil risiko masing-masing.

Rekomendasi